
Cemas
ESu
Hidup penuh ujian
tekanan
dan ketidakpastian
lahirkan pikiran gelap
cemas pada masa depan
kecewa pada kenyataan
lalu buruk sangka
kepada Tuhan
Ada penyakit
yang sangat halus
tak nampak oleh mata
ia bersembunyi
di dalam hati
Saat saat
doa belum terjawab
rejeki kian sempit
musibah datang silih berganti
Mereka bertanya
dalam diam
Apa maksud Allah
dengan semua ini
Dalam kondisi ini
ada rasa sabar
sabarlah
bertahanlah
tawakkal
ada secercah harapan
Jangan mengutuk
kenyataan
ada hikmah
di balik segala peristiwa
karena engkau
orang biasa
baru tau sesudah
semua berlalu
Jangan cemas
otak kreatifmu
kau pacu
agar dapat menjawab
tantangan yang datang
setiap waktu
Pisangan Timur
20 Juli 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














