MEDIA DAULAT RAKYAT MEMBALONG, 24 Juli 2026* — Antrean kendaraan di SPBU Membalong, Kabupaten Belitung, masih mengular setiap hari. Lonjakan permintaan dan maraknya aktivitas pengerit menjadi penyebab utama, meski Pertamina memastikan stok Pertalite dalam kondisi aman.
Kondisi ini memicu keluhan warga yang harus menunggu lama untuk mengisi BBM bersubsidi.
Penyebab: Lonjakan Konsumsi dan Pengerit
Tiga faktor utama memicu antrean panjang. Pertama, konsumsi Pertalite melonjak karena harganya lebih murah dibanding Pertamax. Kedua, adanya aktivitas “pengerit” atau pihak yang melakukan pengisian berulang kali. Ketiga, panic buying yang terjadi akibat keterlambatan kapal pengangkut BBM beberapa waktu lalu.
Pengelola SPBU Aik Pancor, Predi, berharap persoalan ini segera tuntas.
“Semoga persoalan ini segera selesai sehingga operasional SPBU bisa kembali berjalan normal,” ujarnya.
Stok Aman, Pasokan Tambahan 600 KL Akan Masuk
Sales Branch Manager Pertamina Belitung, Rafli Alhaq, menegaskan tidak ada kelangkaan BBM.
“Kondisi stok saat ini untuk Pertalite, Pertamax, Biosolar, maupun Dexlite dalam posisi aman. Pasokan beberapa hari ke depan juga masih sangat mencukupi dan terkendali,” katanya.
Berdasarkan data Pertamina, stok Pertalite saat ini ±900 KL di tangki ditambah 200 KL di kapal. Dengan konsumsi harian ±240 KL, stok tersebut cukup untuk 4,5 hari. Tambahan pasokan 600 KL juga dijadwalkan tiba pada 22–23 Juli 2026.
Bupati dan Polres Turun Tangan
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, bersama Kapolres Belitung telah melakukan peninjauan ke SPBU Membalong. Ia menduga ada anomali pada distribusi BBM bersubsidi.
“Ini kelihatannya ada anomali. Pak Kapolres nanti akan melakukan penelusuran, khususnya terhadap kendaraan yang memiliki barcode tetapi melakukan pengisian berulang-ulang,” tegas Djoni.
Polres Belitung akan menindak kendaraan yang menyalahgunakan barcode subsidi.
Warga Harap Kuota Ditambah
Warga berharap pemerintah dan Pertamina menambah kuota Pertalite untuk SPBU Membalong agar distribusi lebih lancar dan antrean bisa terurai.
Ringkasan Fakta
Faktor Keterangan
Stok Pertalite ±900 KL di tangki + 200 KL di kapal. Cukup 4,5 hari
Tambahan pasokan 600 KL, dijadwalkan 22–23 Juli 2026
Penyebab antrean Lonjakan permintaan, panic buying, pengerit
Langkah Peninjauan Bupati & Kapolres, investigasi barcode
Antrean panjang di SPBU Membalong bukan disebabkan stok habis, melainkan lonjakan konsumsi dan praktik pengerit. Pemerintah daerah bersama Pertamina tengah mencari solusi melalui penambahan kuota dan penertiban distribusi.












