Intisari Berita
- Banjir rob akibat cuaca ekstrem merendam 70 rumah di 4 desa pesisir Manggar, Beltim, pada Sabtu (6/12) pukul 05.30 WIB.
- Dampak terbesar di Desa Kurnia Jaya (38 rumah, 2 fasilitas umum, 1 gudang).
- BPBD turun lapangan dan mengimbau warga tetap waspada karena potensi pasang rob masih berlangsung hingga bulan Desember, serta mencegah risiko korsleting listrik.
- Harapannya, pasang rob tidak bersamaan dengan hujan lebat.
Manggar Belitung Timur -Sejumlah 70 rumah di empat desa pesisir Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terendam banjir rob akibat cuaca ekstrem pada Sabtu (6/12/2025) pukul 05.30 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Beltim langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan pendataan, sekaligus mengingatkan potensi pasang rob masih berlangsung hingga bulan Desember ini.
Fenomena pasang air laut yang melampaui batas normal itu dipicu oleh cuaca ekstrem yang telah melanda daerah tersebut sejak awal Desember. Kepala Pelaksana Harian BPBD Beltim, Robby Yanuar, mengonfirmasi jumlah rumah yang terdampak
“Kondisi pasang rob ini merendam sekitar 70 rumah di beberapa desa yang ada di Manggar, Beltim,” ujar Robby.
Berdasarkan pendataan sementara BPBD, dampak terbesar tercatat di Desa Kurnia Jaya, di mana 38 rumah, dua fasilitas umum, dan satu gudang milik warga terendam air laut. Sementara itu, 20 rumah terdampak di Desa Baru, 9 rumah di Desa Mekar Jaya, dan 3 rumah di Desa Kepulauan Buku Limau.
Robby juga mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada mengingat potensi pasang rob masih akan berlangsung.
“Kami mengimbau kepada masyarakat terdampak agar selalu waspada, karena kondisi pasang rob diperkirakan akan terjadi sekitar bulan Desember ini,” jelasnya.
Selain itu, ia menyarankan warga untuk memastikan perangkat elektronik tidak berada terlalu dekat dengan lantai guna mencegah risiko korsleting listrik.
“Jangan biarkan alat elektronik terendam air, karena itu berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan,” tambahnya.
Robby juga menyampaikan harapan agar pasang rob tidak bersamaan dengan hujan lebat, yang dapat menambah beban bagi masyarakat.












