Intisari Berita
- BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem (hujan lebat, angin kencang, banjir) di Bangka Belitung.
- Masyarakat disarankan antisipasi dengan membersihkan saluran air dan memeriksa informasi cuaca, sedangkan masyarakat mengharapkan pemerintah memperbaiki drainase dan menyusun langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.
Sungailiat: BMKG Pangkalpinang memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Bangka Belitung, antara lain hujan lebat, angin kencang, dan banjir. Hujan dengan durasi panjang berisiko menimbulkan banjir di permukiman dan jalan umum, sedangkan banjir rob akibat curah hujan tinggi perlu diwaspadai khususnya di daerah pesisir.
Ekses cuaca ekstrem ini perlu diantisipasi masyarakat untuk mengurangi risiko bencana, baik secara mandiri maupun melalui gotong royong kebersihan lingkungan. Gunawan, pendengar RRI dari Sungailiat, mengaku mulai rutin membersihkan saluran air di sekitar rumah sebagai upaya pencegahan banjir.
“Kalau hujan deras, air cepat naik. Jadi kami sekeluarga jaga selokan supaya tidak tersumbat,” ujarnya ilansir dari RRI Sungailiat, Minggu (7/12/2025).
Sementara Zul dari Sengir menekankan pentingnya memeriksa informasi cuaca harian sebelum melakukan kegiatan luar ruangan atau bepergian.
“Saya selalu cek prakiraan cuaca sebelum keluar rumah. Harapannya, masyarakat makin sadar pentingnya informasi cuaca untuk keselamatan,” katanya.
Sedangkan Sultan asal Pangkalpinang berharap pemerintah menyiapkan langkah mitigasi bencana, termasuk memperbaiki drainase yang masih kurang bagus di beberapa titik.
“Semoga ada perbaikan supaya air cepat surut saat hujan ekstrem,” katanya.
Dalam mitigasi juga diingatkan agar warga memahami hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti kondisi drainase, instalasi listrik, atap rumah, antisipasi pohon tumbang, dan hal lain yang mengancam keselamatan.












