Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Driver Ojol di Cikampek Digerebek Rekan Seprofesi, Diduga Lakukan Kecurangan dan Ambil Penumpang Orang Lain
Inshot 20251218 172540461

Driver Ojol di Cikampek Digerebek Rekan Seprofesi, Diduga Lakukan Kecurangan dan Ambil Penumpang Orang Lain

Intisari Berita

  • Seorang driver ojek online (ojol) berinisial YH digerebek sesama driver di kawasan Sukaseuri, Cikampek, pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, setelah diduga melakukan orderan fiktif di dua platform sekaligus dan membawa penumpang milik rekan seprofesi, bukan pertama kalinya ia terlibat dugaan kecurangan.

CIKAMPEK, 18 Desember 2025– Pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, suasana kawasan Sukaseuri, Cikampek, menjadi tegang ketika sejumlah driver ojek online (ojol) menggelar penggerebekan terhadap sesama driver berinisial YH.

Penggerebekan yang dilakukan secara tidak terencana tersebut dipicu oleh dugaan praktik kecurangan yang telah berlangsung cukup lama dan dinilai secara signifikan merugikan banyak rekan seprofesi di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan salah satu driver ojol yang berada di lokasi kejadian, YH diduga telah melakukan modus orderan fiktif secara bersamaan di dua platform ojol terbesar di Indonesia, yakni Grab dan Gojek.

Cara kerja modus tersebut diperkirakan dengan membuatkan pesanan palsu menggunakan akun berbeda, kemudian mengambil dan menyelesaikan pesanan tersebut sendiri untuk mendapatkan komisi serta bonus yang ditawarkan oleh masing-masing platform.

Selain praktik orderan fiktif, YH juga diketahui telah melakukan tindakan yang lebih membuat kemarahan rekan-rekannya: membawa penumpang yang seharusnya diangkut oleh driver lain.

“Temen saya dapat orderan jemput anak dari sekolah di Jalan Raya Sukaseuri sekitar pukul 18.45 WIB. Ketika sampai di lokasi, anak tersebut sudah tidak ada dan petugas sekolah mengatakan bahwa anaknya telah dijemput oleh seorang driver ojol dengan kendaraan warna hitam. Setelah ditelusuri dan dikonfirmasi dengan orang tua anak, ternyata anaknya malah dibawa sama YH. Orang tua anak itu langsung lapor ke driver lainnya yang sedang berkumpul di area tempat kumpul ojol dekat pasar Sukaseuri, sehingga akhirnya kita mencari dan menemukan YH di sekitar Jalan Cikampek-Karawang,” tulis salah satu driver dalam keterangannya

Dari informasi yang dihimpun melalui berbagai sumber serta testimoni dari beberapa driver yang pernah berinteraksi dengan YH, ternyata ini bukan kali pertama

YH terlibat dalam dugaan kecurangan. Sebelumnya, pada tanggal 19 November 2025 lalu, YH juga pernah ketahuan melakukan praktik order fiktif di platform Grab.

Saat itu, ia mendapatkan peringatan keras dari komunitas driver dan juga diberikan arahan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Namun, tampaknya peringatan tersebut tidak memberikan efek yang cukup, karena kejadian serupa kembali terulang bahkan dengan skala yang lebih luas dan disertai dugaan tindakan mengambil penumpang milik driver lain.

Setelah menemukan YH dan melakukan klarifikasi secara langsung, sejumlah driver ojol di wilayah Cikampek sepakat bahwa persoalan ini perlu diselesaikan secara internal agar tidak merusak citra positif komunitas driver ojol di mata masyarakat.

Mereka kemudian mengadakan musyawarah singkat yang dihadiri oleh beberapa tokoh komunitas ojol di Cikampek. Setelah melalui pembahasan yang terbuka, pihak komunitas memutuskan untuk membuatkan surat pernyataan resmi yang harus ditandatangani oleh YH.

Surat tersebut memuat isi janji tegas bahwa YH tidak akan mengulangi praktik kecurangan dalam bentuk apapun, baik melalui orderan fiktif maupun mengambil penumpang milik rekan seprofesi. Selain itu, YH juga diminta untuk memberikan kompensasi yang sesuai kepada driver yang dirugikan akibat tindakannya kali ini.

Para driver komunitas ojol Cikampek berharap bahwa kejadian yang melibatkan YH ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh mitra ojol di seluruh wilayah.

Mereka menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran dan profesionalitas dalam menjalankan profesi sebagai driver ojol, karena setiap tindakan yang tidak benar tidak hanya merugikan rekan seprofesi tetapi juga dapat mencoreng nama baik keseluruhan komunitas driver ojol di Cikampek bahkan di tingkat lebih luas.

Selain itu, mereka juga mengimbau agar seluruh driver selalu melakukan komunikasi yang baik dan saling mengawasi untuk menjaga kebersamaan serta keadilan dalam menjalankan usaha bersama.

Artikel Terkait

InShot 20260615

Polisi Larang Demo Mahasiswa di…

Jakarta 15 Juni 2026- Polisi kembali…

InShot 20260615

Mahasiswa Gelar Aksi Serentak Tolak…

Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Banjarmasin –…