Tenang
ESuBukan sekadar
hidup tanpa masalah
Ia adalah anugrah
yang harus dibeli dengan
harga mahal
dibeli dengan pengorbanan
kesabaran dan keberanian
melepas diri dari
yang merusak hati
Hidup ini bukan soal
menang
bukan soal pembuktian
atau terpenuhi semua
keinginan
Semakin dewasa
semakin dibaca
dan digeluti
semakin nampak
duri-duri yang merobek
luka
Tak ada gading
yang tak retak
justru retaknya itu
menambah keindahan
natural
alami
Engkau baru merasa
butuh ketenangan
setelah luka
setelah kecewa
setelah lelah mengejar
pengakuan
tapi tak ada yang memberi
apresiasi dan pujian
Tenang itu
ada pada pikir dan hati
Ala bizikrillah
tatmainnul qulub
Stasion whoosh
Cawang 4 juni 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














