SIJUK, BELITUNG – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Belitung tahun 2026 resmi dibuka secara langsung oleh Bupati Belitung. Kegiatan ini berpusat di wilayah Kecamatan Sijuk.
Acara ini berfungsi sebagai sarana penyebaran nilai-nilai ajaran Islam. Selain itu, menjadi tempat pembentukan akhlak generasi muda melalui pemahaman dan penghayatan mendalam terhadap Al-Qur’an serta Hadits.
- Waktu/Tempat: 2026, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung
- Penyelenggara: Pemerintah Kabupaten Belitung
- Peserta: Perwakilan dari seluruh kecamatan di wilayah Belitung
- Cabang lomba: Tilawah, tahfiz, tafsir, syarhil Qur’an, dan kategori lainnya
- Kegiatan pendukung: Pameran keagamaan dan acara pendamping yang melibatkan warga sekitar
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Belitung menegaskan makna lebih dalam dari kegiatan ini. Menurutnya, MTQH bukan sekadar kompetisi membaca atau menghafal semata.
“Ini sarana menanamkan nilai moral, memperkuat karakter, dan membangun generasi berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi. Mereka diharapkan mampu membawa nama baik daerah hingga bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Bupati juga mengajak pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat bersatu. MTQH dijadikan momentum mempererat persaudaraan umat dan membangun lingkungan yang religius.
“Mari jadikan Al-Qur’an pedoman hidup. Bukan hanya dibaca, tapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari‑hari,” tegasnya.
MTQH 2026 di Sijuk melibatkan partisipasi luas seluruh kecamatan. Rangkaian kegiatan tidak hanya berisi perlombaan, tapi juga pameran dan kegiatan keagamaan bersama. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam menjaga syiar Islam dan kualitas karakter warga muda Belitung.
Pembukaan MTQH Kabupaten Belitung 2026 menandai langkah nyata pemerintah daerah mendukung pengembangan potensi keagamaan. Fokus utamanya bukan hanya kemampuan bacaan, melainkan penerapan nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.












