Media Daulat Rakyat

InShot 20260622

Puisi Puisi Edy Sukardi

Stasiun Jarinegara

ESu

Di pelataran
Stasiun Jatinegara
Kulihat Jakarta membaca kembali
lembar demi lembar usianya.

Empat ratus
sembilan puluh
sembilan tahun
bergerak maju,

Namun di sini,
derit besi rel kereta
tak pernah lupa pada muasalnya.

Dahulu, peluit lokomotif uap
membelah sunyi,
Saat tanah ini
masih mengeja nama
Meester Cornelis
di bawah kuasa kolonial.

Snuyff menggambar cetak biru dinding-dinding kokoh ini,

Menjadi saksi bisu
para pencari mimpi
turun membawa harapan
yang masih murni.

Jatinegara adalah
gerbang pusaka
yang kukuh bertahan,

Tempat riuh pasar,
derap kaki pejuang,
dan desis baja
beradu dalam pelukan.

Nama Belanda itu runtuh,
digantikan jati yang merdeka,

Menjelma jantung kota
yang terus berdenyut,
mengalirkan manusia ke penjuru raga.

Selamat ulang tahun, Jakarta,
kotaku yang merawat ingatan.

Dari stasiun tua ini kami belajar
tentang keteguhan;

Bahwa sebelum engkau megah
mencakar langit dengan kereta cepat
dan mimpi global,

Engkau adalah
keringat sejarah
yang mengkristal
di jalur-jalur komuter
yang kekal.

Di stasiun ini
Aku jemput calon istriku
seiring gema takbir
saat lebaran tiba

Stasiun ini
menyimpan kenagan
yang tak pernah kulupa

Selamat sore Jakarta
Lima abad
kurang serahun
usiamu

Stasiun Jatinegara
22 Juni 2026

  • DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Sastrawan Indonesia
SnapInsta Ai
SnapInsta Ai

Artikel Terkait

InShot 20260622

Perda IPR Disahkan DPRD, Gubernur…

PANGKAL PINANG, BANGKA – Pemerintah Provinsi…

InShot 20260622

Muhammad Furqoen dan Fira Haniyah…

Jakarta– Dua pelajar terbaik dari Provinsi…

Oplus

Kejari Jaksel Tidak Tahan Roy…

Jakarta, — Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan…