
TANJUNGPANDAN BELITUNG Media Daulat Rakyat Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar upacara bendera memperingati Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-188 di halaman Kantor Bupati Belitung, Rabu (1/7/2026).
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Belitung sebagai kota global yang bertumpu pada kekuatan maritim dan budaya.
Dalam pidatonya, Djoni mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 kepada seluruh masyarakat Belitung sekaligus mengajak mengenang jasa para pendiri kota.
“Usia 188 tahun bukanlah perjalanan singkat. Kota ini dibangun oleh orang-orang yang memiliki keberanian, semangat, dan tekad. Karena itu, sudah sepatutnya kita mengenang jasa KA Rahad dan para pendiri kota ini,” ujarnya.
Tema peringatan tahun ini adalah “Belitung Menuju Kota Global Berbasis Maritim dan Budaya”, yang menurut Djoni bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan ke depan.
Djoni menekankan bahwa laut adalah kekuatan terbesar Belitung, melahirkan perikanan, pelabuhan, pariwisata bahari, hingga perdagangan. Potensi tersebut harus dikelola lebih baik agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara itu, budaya Melayu Belitung disebut sebagai identitas penting yang harus dipertahankan. “Orang datang ke Belitung bukan hanya menikmati alamnya, tetapi juga merasakan keramahan masyarakat, tradisi, kuliner, dan budayanya,” katanya.
Bupati menegaskan perlunya pembenahan sektor kebersihan kota, pelayanan publik, investasi, pariwisata, dan UMKM. Generasi muda harus diberi ruang berkarya, sementara nelayan, petani, dan pelaku usaha harus merasakan manfaat nyata pembangunan.
Meski begitu, ia mengakui masih ada tantangan seperti keterbatasan fiskal, konektivitas, lapangan kerja, dan daya saing ekonomi. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau kita berjalan sendiri-sendiri hasilnya akan biasa saja, tapi kalau bersama, saya yakin Belitung akan melangkah jauh lebih cepat,” tegasnya.
Djoni mengajak masyarakat menjadikan Tanjungpandan sebagai kota BERTUAH: Bersih, Elok, Ramah, Tertib, Ulet, Aman, dan penuh Harapan.
“Kota yang mampu memberikan kesempatan hidup lebih baik sekaligus menjadi kebanggaan generasi mendatang,” ujarnya.
Upacara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Lembaga Adat Melayu Belitung dari Kapolri atas upaya mencegah paham radikal, ekstremisme, dan terorisme. Selain itu, hadiah juga diberikan kepada pemenang lomba desa dan kelurahan tahun 2026.












