
Ia membaca getar hati
ESuAda dermaga
yang melambai
memanggil-manggil
dengan lampu mercusuarnya
dengan pelabuhan
yang terang benderang
bermandi cahaya
Nakodapun
membelokan arah kapal
untuk memasuki
dermaga yang indah itu
Setelah sandar untuk
beberapa saat
syahbandar
mempersilakan nakoda
melanjutkan pelayaran
…
Dia tau ada yang berubah
dari diriku
walau tak ada kata
yang keluar dari bibirku
Ia membaca bahasa tubuh
dengan tatap mata
yang lembut
dan dekap yang hangat
Ia memahami bahwa
kapalku baru saja lolos
dari ombak dan gelombang
yang hebat
Gelombang cinta
sempat mengombang
ambingkan kapalku
Tak ada marah
tak ada api cemburu
Walau ia hanya diam
di tempatnya
seolah ia bergerak
dan masuk ke palung hatiku
yang senyap
merasakan getar badai
yang kini mulai reda
Pertemuan tanpa suara
Menyatukan dua hati
lebih dalam
lebih kukuh
di bawah langit yang cerah
Pisangan Timur
5 Juli 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














