Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Tembus Pasar AS hingga Jerman, UMKM Bangka Belitung Ekspor 665 Kg Daun Ketapang pada Semester I 2026
InShot 20260710

Tembus Pasar AS hingga Jerman, UMKM Bangka Belitung Ekspor 665 Kg Daun Ketapang pada Semester I 2026

MEDIA DAULAT RAKYAT – Produk lokal asal Kepulauan Bangka Belitung kembali membuktikan taji di pasar internasional. Melalui pemanfaatan bahan alam yang kerap dianggap sepele, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Babel sukses mengekspor sebanyak 665,14 kilogram daun ketapang kering ke tiga negara besar: Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman sepanjang Semester I 2026.

​Keberhasilan tembusnya pasar global ini tidak lepas dari dukungan penuh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bangka Belitung (Karantina Babel) yang terus mengawal standardisasi produk lokal.

Tren Positif Pasar Global Walau Fluktuatif

​Meski secara volume mengalami penurunan tipis sebesar 2,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu (sebesar 646,41 kg), tren permintaan terhadap daun ketapang kering ini dinilai tetap positif. Hingga saat ini, pesanan dari para importir barat dilaporkan masih terus berlanjut.

​Berikut adalah rincian utama terkait ekspor daun ketapang Babel pada paruh pertama tahun ini:

Atribut EksporDetail Informasi
Volume Ekspor (Semester I 2026)665,14 Kilogram
Negara TujuanAmerika Serikat, Inggris, Jerman
Kondisi ProdukDaun ketapang kering (sesuai spesifikasi importir)
Perbandingan TahunanTurun tipis 2,8%
Mengapa Daun Ketapang Diburu di Luar Negeri?

​Di negara-negara tujuan, daun ketapang kering bukan sekadar sampah organik, melainkan komoditas premium untuk kebutuhan pencinta fauna air. Daun ini digunakan sebagai kondisioner air alami untuk akuarium ikan hias populer seperti cupang, guppy, hingga channa.

​Kandungan zat alami di dalamnya memiliki segudang manfaat, antara lain:

  • Mengandung zat tanin yang efektif menurunkan serta menstabilkan kadar pH air.
  • Bersifat antibakteri dan antijamur yang menjaga higienitas ekosistem akuarium.
  • Membantu proses penyembuhan luka pada ikan hias secara alami.

​Kepala Karantina Babel, Herwintarti, menegaskan bahwa potensi alam ini harus terus dioptimalkan melalui kerja sama yang solid.

​“Daun Ketapang ini merupakan salah satu komoditas unggulan daerah ini, karena memiliki permintaan pasar internasional cukup baik. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar semakin banyak UMKM yang mampu menembus pasar ekspor dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” ujar Herwintarti.

Dukungan Karantina Babel Sebagai Akselerator

​Karantina Babel memegang peran krusial sebagai ekspor akselerator untuk komoditas pertanian maupun perikanan di wilayah tersebut. Pihak karantina secara konsisten melakukan pembinaan kepatuhan kepada para pelaku usaha agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi dan memenuhi standar fitosanitari negara tujuan.

​Dalam proses pelayanan dan pengawasan, Karantina Babel memanfaatkan sistem data terintegrasi Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) guna memastikan proses sertifikasi berjalan cepat, transparan, dan akurat.

​Apresiasi besar pun datang dari pelaku usaha lokal yang merasakan langsung dampak pendampingan ini.

​“Sinergi bersama Karantina dalam memberikan dukungan bagi pelaku UMKM saya harap dapat terus berlanjut bahkan berkembang, sehingga mampu merambah ke komoditas lainnya di masa mendatang,” ungkap Lukman, salah satu pelaku UMKM ekspor daun ketapang.

Dampak Ekonomi dan Rencana ke Depan

​Keberhasilan komoditas unik ini membawa angin segar bagi diversifikasi ekonomi Bangka Belitung. Ekspor daun ketapang membuktikan bahwa peluang pasar internasional tidak selalu didominasi oleh produk tambang atau perkebunan besar, melainkan juga produk kreatif berbasis kearifan lokal.

​Menatap paruh kedua tahun 2026, para pelaku UMKM Babel bersama Karantina Babel tetap optimistis. Terdekat, persiapan pengiriman ekspor daun ketapang berikutnya ke Inggris sudah mulai dijadwalkan dalam waktu dekat, sekaligus menjadi pintu pembuka bagi komoditas lokal lainnya untuk ikut mendunia.

Artikel Terkait

InShot 20260710

Geliat Ekonomi di Jantung Kota:…

​MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG…

Oplus

Goresan Puisi Epik KDB

NAMA-NYA: DUSTA Engkau pendusta!Janji-mu kiasan basiDibungkus…

InShot 20260710

Goresan Puisi Epik KDB

PEMUKIR SEJARAH Aku bukan penamat kisahAku…