MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan sejumlah langkah mitigasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gunung Sadai dalam menghadapi musim kemarau yang sedang berlangsung.
Salah satu langkah utama yang telah dilakukan adalah menutup sebagian besar tumpukan sampah menggunakan tanah uruk.
“Kami menguruk sekitar 90 persen timbunan sampah di TPA Gunung Sadai menggunakan tanah untuk mencegah potensi kebakaran menghadapi musim kemarau,” ujar Kepala TPA Gunung Sadai Kabupaten Belitung, Riyandi Sulaiman, di Tanjungpandan, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, penutupan ini bertujuan agar material sampah tidak terpapar langsung udara dan panas matahari, sehingga meminimalkan risiko munculnya titik api.
“Hingga saat ini, 90 persen timbunan sampah sudah kami uruk dengan tanah. Kondisinya saat ini tidak terbuka lagi, tetapi tertutup oleh tanah uruk guna meminimalkan risiko kebakaran akibat cuaca panas,” tambahnya.
Selain penutupan lahan, pihaknya juga telah menyiapkan cadangan tanah (stockpile) di area lokasi sebagai langkah antisipasi cepat. Jika sewaktu-waktu muncul percikan api, petugas memiliki prosedur penanganan yang sudah ditetapkan: menyemprotkan air ke sumber api, lalu segera menimbunnya dengan tanah cadangan.
“Jika ada percikan, penanganan pertama adalah mematikan sumber api dengan air, lalu segera ditutup dengan tanah. Dengan menutup pasokan oksigen, api kemungkinan besar akan langsung mati dan tidak meluas ke dalam gunungan sampah,” jelas Riyandi.
DLH juga memastikan ketersediaan sumber air di sekitar lokasi selalu terjaga dan mudah diakses untuk kebutuhan darurat. Langkah ini diperkuat dengan koordinasi intensif bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Belitung, guna menjamin respons cepat jika terjadi kebakaran skala besar.
“Kami terus berkoordinasi dengan tim Damkar Belitung untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sehingga jika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan skala besar, respons cepat dapat segera dilakukan,” pungkasnya.












