MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA – Perpecahan terjadi di dalam tim penasihat hukum Roy Suryo setelah Ahmad Khozinudin resmi mengundurkan diri. Keputusan ini dipicu oleh konflik internal yang meruncing dengan Refly Harun mengenai perbedaan strategi hukum dalam menangani kasus klien mereka. Refly Harun bahkan secara terbuka menyarankan Ahmad Khozinudin untuk mundur karena dinilai sudah tidak lagi sejalan dengan arah perjuangan tim.
Latar Belakang Konflik
Ket ketegangan di dalam tim hukum ini berakar pada beberapa poin krusial:
- Kasus Utama: Pendampingan hukum terkait dugaan pencemaran nama baik dalam pusaran kasus ijazah Presiden Joko Widodo.
- Pemicu Utama: Perbedaan pandangan yang tajam mengenai urgensi dan langkah pengajuan praperadilan.
- Manuver Sepihak: Adanya dugaan upaya mediasi sepihak yang dilakukan oleh Refly Harun tanpa konsensus seluruh tim.
- Kritik Terbuka: Ahmad Khozinudin secara lantang mengkritik sikap serta strategi hukum yang diambil oleh Refly Harun.
Pemetaan Posisi Para Pengacara
| Nama Pengacara | Peran & Sikap dalam Tim |
|---|---|
| Refly Harun | Mendorong langkah praperadilan, membentuk tim hukum baru (Troya/RRT), dan meminta Ahmad Khozinudin untuk mengundurkan diri. |
| Ahmad Khozinudin | Menolak keras opsi praperadilan, mengkritik manuver mediasi sepihak, dan akhirnya memilih mundur dari tim hukum. |
| Ghafur Sangadji | Memilih bertahan untuk mendampingi Roy Suryo, menilai penangkapan klien tidak sah, dan menjadikannya sebagai pembelajaran hukum. |
Dampak Keretakan Tim Hukum
Mundurnya Ahmad Khozinudin membawa efek domino terhadap jalannya kasus Roy Suryo:
- Terpecahnya Solidaritas: Tim hukum kini terbelah menjadi dua kubu yang saling berseberangan (kubu Refly Harun vs kubu Ahmad Khozinudin).
- Dua Strategi Berbeda: Kubu Refly memilih fokus penuh pada jalur praperadilan, sementara Ahmad sejak awal meragukan efektivitas pendekatan tersebut.
- Sorotan Publik: Kredibilitas dan soliditas tim hukum sempat dipertanyakan karena konflik internal ini terekspos secara terbuka di media massa.
Mundurnya Ahmad Khozinudin menjadi titik balik yang menandai keretakan serius dalam pertahanan hukum Roy Suryo. Saat ini, kendali strategi hukum mayoritas dipegang oleh Refly Harun bersama tim barunya. Di sisi lain, beberapa pengacara seperti Ghafur Sangadji tetap berkomitmen berada di garis depan untuk mengawal Roy Suryo dalam proses persidangan.












