Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Berita Global
  • ​Dramatis lewat Babak Perpanjangan Waktu, Argentina Singkirkan 10 Pemain Swiss untuk Segel Tiket Semifinal
InShot 20260712

​Dramatis lewat Babak Perpanjangan Waktu, Argentina Singkirkan 10 Pemain Swiss untuk Segel Tiket Semifinal

File 00000000e0cc71f8bc1e1b65c3483af1

​Media Daulat Rakyat KANSAS CITY – Tim nasional Argentina berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Swiss secara dramatis lewat babak perpanjangan waktu (Extra Time). Bertanding di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, sang juara bertahan menyudahi perlawanan sengit Swiss dengan skor akhir 3-1.

​Kemenangan ini membawa Albiceleste melaju ke empat besar untuk ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir Piala Dunia. Sementara bagi Swiss, kekalahan ini menghentikan dongeng indah mereka setelah berhasil mencatat pencapaian terbaik sejak tahun 1954.

Jalannya Pertandingan: Dominasi, Kartu Merah, dan Drama Menit Akhir

​Argentina langsung menekan sejak awal laga. Hasilnya, pertandingan baru berjalan 10 menit ketika Alexis Mac Allister membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan matang dari sang kapten, Lionel Messi, Mac Allister melepaskan sundulan terarah yang gagal dihalau kiper Swiss. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

​Memasuki babak kedua, Swiss tampil lebih berani keluar menyerang. Usaha keras mereka membuahkan hasil pada menit ke-67 melalui gol Dan Ndoye yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

​Namun, petaka bagi Swiss datang lima menit berselang. Pada menit ke-72, Breel Embolo diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu merah akibat melakukan simulasi (diving). Bermain dengan 10 orang, Swiss dipaksa bertahan total dan sukses memaksakan laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

​Keunggulan jumlah pemain baru benar-benar bisa dimanfaatkan Argentina pada paruh kedua extra time. Pada menit ke-112, Julián Álvarez memecah kebuntuan lewat gol spektakuler dari jarak jauh yang membuat Stadion Arrowhead bergemuruh. Swiss yang mencoba menyamakan kedudukan di sisa waktu akhirnya benar-benar menyudahi perlawanan mereka setelah Lautaro Martínez mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1 lewat golnya di menit ke-120+1.

Statistik dan Pemain Kunci

​Argentina tampil sangat dominan dengan memegang 59% penguasaan bola berbanding 41% milik Swiss. Lionel Messi kembali menjadi motor serangan utama dengan sumbangan satu assist, sementara duet penyerang Julián Álvarez dan Lautaro Martínez menjadi pembeda di masa-masa krusial.

Kutipan Pasca-Pertandingan

Lionel Messi (Kapten Argentina):

“Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Swiss adalah tim yang sangat terorganisasi dan mereka membuktikannya hari ini. Gol Julián (Álvarez) memberi kami napas lega. Kami sangat lelah, tetapi target utama kami tercapai. Sekarang saatnya fokus penuh untuk laga besar berikutnya.”

Lionel Scaloni (Pelatih Argentina):

“Saya harus memuji mentalitas para pemain. Bermain di babak perpanjangan waktu selalu menguras emosi dan fisik. Kartu merah lawan memang mengubah dinamika, tetapi kami harus tetap sabar untuk membongkar pertahanan mereka. Laga melawan Inggris di semifinal akan menjadi pertempuran yang luar biasa.”

Murat Yakin (Pelatih Swiss):

“Saya sangat bangga dengan apa yang ditunjukkan para pemain di turnamen ini, terutama hari ini saat bermain dengan 10 orang. Kartu merah itu sangat memukul kami, tetapi kami tidak menyerah sampai menit akhir. Selamat untuk Argentina, mereka tim yang hebat.”

Tantangan Berat di Semifinal

​Di babak semifinal, Argentina sudah ditunggu oleh rival klasik mereka, Inggris. Laga perebutan tiket final tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Juli 2026 bertempat di Atlanta, Amerika Serikat.

​Apakah Anda ingin saya menambahkan detail taktis tertentu atau menyesuaikan sudut pandang (angle) berita ini untuk publikasi Anda?

Artikel Terkait

InShot 20260716

DPRD Babel Desak PT Timah…

MEDIA DAULAT RAKYAT Bangka Belitung –…

IMG 20260716

Puisi Puisi Edy Sukardi

Pintu yang selalu terbuka Bagi siapa…