MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG — Yayasan Rudi Center bekerja sama dengan DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) kembali menggelar bakti sosial operasi katarak gratis yang akan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang.
Namun, hingga pertengahan Juli 2026 ini, jumlah pendaftar dilaporkan masih sangat minim dan jauh dari target. Guna memastikan program kemanusiaan ini tepat sasaran, pendiri Rudi Center sekaligus politisi senior PDIP, Rudianto Tjen, menginstruksikan seluruh kader partai hingga tingkat desa untuk bergerak aktif mendata warga yang membutuhkan bantuan medis ini.
Target Masih Jauh dari Realisasi Tahun Sebelumnya
Hingga saat ini, baru sekitar 200 orang yang mendaftarkan diri. Angka ini tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan antusiasme tahun-tahun lalu, di mana peserta dari Pulau Bangka saja biasanya mencapai 600–700 orang, ditambah dari Pulau Belitung yang mencapai sekitar 800 orang.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa tidak ada batasan jumlah kuota peserta. Selama calon pasien memenuhi persyaratan medis, mereka dipastikan akan mendapatkan pelayanan operasi secara gratis.
Informasi Pendaftaran & Alur Medis
Bagi masyarakat Bangka Belitung yang ingin mendaftar atau mendaftarkan keluarganya, proses pendaftaran kini telah dibuka di beberapa titik:
- Rumah Aspirasi Rudianto Tjen: Jl. Sudirman, Kelurahan Gabek I, Pangkalpinang.
- Kantor DPC PDI Perjuangan: Tersedia di setiap wilayah kabupaten/kota se-Bangka Belitung.
- Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami)
- Tim Dokter Spesialis Mata dari RS Cicendo Bandung (Rumah Sakit Mata Pusat Nasional)
Komitmen Menghadirkan Harapan Baru
Pendiri Rudi Center, Rudianto Tjen, menyampaikan bahwa gangguan penglihatan akibat katarak sangat memengaruhi produktivitas warga, padahal penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan melalui tindakan medis yang tepat.
”Kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian kami kepada masyarakat. Banyak warga yang kualitas hidupnya menurun karena katarak, padahal penyakit ini bisa disembuhkan. Melalui operasi gratis ini, kami ingin membantu masyarakat kembali melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal,” ujar Rudianto.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Rudi Center, Imam Wahyudi, menekankan pentingnya pemerataan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di Bangka Belitung.
”Melalui kegiatan operasi katarak gratis ini, kami ingin memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan penglihatan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata,” pungkas Imam.
Masyarakat diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini dan segera melakukan pendaftaran sebelum pelaksanaan operasi dimulai pada akhir Oktober mendatang.












