MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG – Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di Pulau Belitung dalam kondisi aman dan akan segera kembali normal. Penegasan ini disampaikan usai dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jober Pertamina Tanjungpandan pada Selasa
Dalam sidak tersebut, Bupati Djoni meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu gangguan stok nasional. Berdasarkan data koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, ketahanan stok energi di Belitung saat ini berada pada posisi yang sangat aman dan berkelanjutan.
”Jangan sampai ada ketakutan yang justru membawa efek negatif. Stok kita cukup dan pengiriman kapal terus berjalan sesuai jadwal,” tegas Bupati Djoni.
Data Pertamina menunjukkan ketahanan stok Pertamina Dex saat ini mencapai lebih dari 56 hari. Sementara itu, stok LPG mampu bertahan hingga 13,3 hari dan akan mendapat tambahan pasokan dari kapal yang dijadwalkan bersandar pada 16 Juli mendatang. Untuk Pertalite dan Biosolar, pasokan dipastikan aman dengan siklus kedatangan kapal setiap 4 hingga 5 hari, terutama selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri.
Guna menjaga stabilitas ini, Bupati Djoni menginstruksikan Pertamina untuk melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas para spekulan atau pengumpul BBM ilegal. Ia menekankan bahwa distribusi BBM harus sepenuhnya sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan, bukan tertahan di pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Belitung juga berencana memperkenalkan kompor induksi sebagai alternatif pengganti LPG. Energi alternatif ini diklaim jauh lebih efisien, dengan potensi penghematan mencapai 15% dibanding LPG subsidi dan hingga 60% jika dibandingkan dengan LPG non-subsidi.












