Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Gudang GBT PT Timah di Selinsing Dijaga Ketat TNI-Polri Pasca Kerusuhan Penambang
InShot 20260807

Gudang GBT PT Timah di Selinsing Dijaga Ketat TNI-Polri Pasca Kerusuhan Penambang

MEDIA DAULAT RAKYAT GANTUNG, BELITUNG TIMUR* – Jumat, 7 Agustus 2026. Gudang GBT PT Timah di Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur kini dijaga ketat pasukan gabungan TNI–Polri. Ratusan personel bersenjata lengkap dikerahkan untuk mengamankan lokasi pasca kerusuhan massa penambang yang terjadi siang tadi.

Kronologi Kerusuhan
Kericuhan terjadi di Kantor Unit PT Timah dan Gudang GBT di Kecamatan Gantung.

Massa penambang menuntut PT Timah kembali membeli pasir timah hasil tambang rakyat. Sebelumnya harga sempat disepakati Rp170 ribu/kg, namun pembelian tidak dilakukan hingga memicu kekecewaan.

Dalam aksinya, massa membakar ban, merusak pos penjagaan, dan merusak bagian gudang. Api sempat merembet ke gedung unit PT Timah. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sebelum kerusakan meluas.

Pengamanan Pasca Kerusuhan
Sejak pukul 15.30 WIB, ratusan personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Pasukan yang dikerahkan berasal dari Polres Belitung Timur, Polda Bangka Belitung, Yonif TP 145/KS Ksatria Satam, dan Kodim 0414/Belitung.

Personel bersenjata lengkap membentuk barikade pertahanan di sekitar gudang untuk mencegah penjarahan dan gejolak susulan.

Kapolres Belitung Timur, AKBP Husni Tamrin, memimpin langsung pengamanan dan menginstruksikan pasukan tetap siaga.
“Hari ini kita tahu bahwa tadi kita sama-sama tahu ada kegiatan aksi massa yang sifatnya sudah mendekati atau melakukan kegiatan anarkis,” ujarnya.

Ia juga mengungkap adanya potensi penjarahan.
“Beberapa gudang di belakang sudah ada rencana untuk dijarah oleh masyarakat. Tapi dengan kesiapan dan kesigapan rekan-rekan semua, hal-hal yang sifatnya anarkis masih bisa kita cegah,” kata AKBP Husni.

Suara Penambang
Kekecewaan juga disampaikan salah satu penambang bernama Tatap.
“Iya kesal, karena bawa timah sana sini tidak ada yang beli. Terus kenapa yang mitra mereka tidak dibuka (biar kami bisa jual timah). Intinya kami bisa menjual timah,” katanya.

Ringkasan Situasi
Aspek Fakta
Tanggal Kejadian Jumat, 7 Agustus 2026
Lokasi Desa Selinsing & Lenggang, Kecamatan Gantung, Beltim
Pemicu Penolakan pembelian pasir timah rakyat
Kerusakan Gedung terbakar, pos rusak, kaca pecah
Pengamanan Ratusan personel TNI–Polri berjaga
Arahan Kapolres Pasukan tetap standby cegah penjarahan
Situasi Terkini
Hingga sore ini situasi di sekitar Gudang GBT Selinsing sudah terkendali. Namun aparat tetap siaga penuh di lokasi.

Kepolisian dijadwalkan menggelar konferensi pers resmi pada Jumat malam, 7 Agustus 2026 untuk menyampaikan perkembangan lebih lanjut.

Konflik ini kembali menyoroti ketegangan tata niaga timah rakyat di Belitung Timur yang belum menemukan titik temu antara penambang dan PT Timah.

Artikel Terkait

IMG 20260807 WA0972

Imbang 1-1 Lawan Singapura, Indonesia…

MEDIA DAULAT RAKYAT KALLANG, SINGAPURA –…

Oplus

Bareskrim Polri Tangani Kasus 80…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, BELITUNG* –…

File 000000009748821184dc87e89242192a

Ricuh di Gantung, Ribuan Penambang…

MEDIA DAULAT RAKYAT GANTUNG, BELITUNG TIMUR…