Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Ribuan Penambang di Belitung Timur Demo ke Kantor PT Timah, Kantor dan Gudang Terbakar
File 0000000042f081f6a2b8d47947966ea8

Ribuan Penambang di Belitung Timur Demo ke Kantor PT Timah, Kantor dan Gudang Terbakar

MEDIA DAULAT RAKYAT GANTUNG, BELITUNG TIMUR* – Jumat, 7 Agustus 2026. Ribuan penambang mendatangi Kantor Operasional PT Timah Tbk di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur. Mereka menuntut kenaikan harga dan kemudahan penjualan bijih timah yang harganya anjlok serta sulit dipasarkan.

Aksi dimulai sejak pagi. Massa datang beriringan dengan ratusan sepeda motor, puluhan mobil, dan truk terbuka. Kantor PT Timah dipadati warga. Teriakan “Mana PT Timah” dan “Ga ada yang beli timah kami” menggema di seluruh area.

Kronologi Aksi
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa awalnya menyampaikan tuntutan secara damai. Namun situasi memanas setelah tidak ada kejelasan dari pihak manajemen PT Timah.

Api kemudian terlihat membakar bagian kantor dan gudang PT Timah di Gantung. Asap hitam membubung tinggi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu dan dialihkan. Sejumlah aparat kepolisian berjaga untuk mengamankan area.

Tuntutan Penambang
Para penambang mengeluhkan tiga hal utama. Pertama, harga timah yang turun drastis dan tidak stabil sehingga pendapatan mereka menurun. Kedua, akses penjualan tertutup karena kolektor dan penampung berhenti membeli akibat kebijakan harga minimum Rp170 ribu/kg untuk kadar Sn 72.

Ketiga, dana pembelian di Selling Point PT Timah terbatas. Banyak penambang mengaku sudah antre berjam-jam namun gagal menjual karena penampung kehabisan modal.

“Kami minta naikkan harga timah. Biar cepat jual, lebih cepat melejit itulah,” ujar Teguh (30), salah satu penambang.

Massa lainnya juga berteriak “Ini urusan makan” sebagai bentuk kekecewaan.

Ringkasan Masalah
Masalah Utama Dampak ke Penambang
Harga timah turun drastis Pendapatan menurun, sulit bertahan hidup
Kebijakan harga minimum Rp170 ribu/kg Kolektor berhenti membeli
Dana pembelian terbatas di SP PT Timah Antrean panjang, gagal menjual
Tidak ada solusi dari manajemen PT Timah Massa marah, aksi berujung pembakaran
Catatan
Solidaritas penambang lokal terlihat sangat kuat dalam aksi ini. Ribuan orang turun bersama ke jalan. Krisis yang terjadi di Belitung Timur saat ini bukan hanya soal harga, tetapi juga menyangkut distribusi dan kebijakan pembelian timah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT Timah Tbk terkait tuntutan dan kerusakan yang terjadi. Aparat masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi eskalasi lanjutan.

Jika tidak segera ada solusi, keresahan penambang dikhawatirkan akan berlanjut dan memicu konflik sosial-ekonomi yang lebih besar di wilayah pertambangan Belitung Timur.

Artikel Terkait

IMG 20260807 WA0972

Imbang 1-1 Lawan Singapura, Indonesia…

MEDIA DAULAT RAKYAT KALLANG, SINGAPURA –…

InShot 20260807

Gudang GBT PT Timah di…

MEDIA DAULAT RAKYAT GANTUNG, BELITUNG TIMUR*…

Oplus

Bareskrim Polri Tangani Kasus 80…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, BELITUNG* –…