Media Daulat Rakyat Pekanbaru, 26 Agustus 2026 – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Keluarga besar Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA berduka cita atas berpulangnya sahabat dan rekan sejawat kami tercinta, Tache, pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 13.57 WIB di RS Santa Maria Pekanbaru. Almarhum menghembuskan napas terakhir akibat serangan jantung.
Almarhum Tache dikenal luas sebagai sosok yang hangat, humoris, dan mudah bergaul. Selama puluhan tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan, beliau menjadi dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka hingga masa pensiun.
Bagi mahasiswa, Tache bukan hanya pengajar bahasa Jepang. Beliau adalah guru, teman diskusi, sekaligus penyemangat. Kelasnya selalu hidup dengan canda, tapi tetap penuh disiplin dan dedikasi. Banyak alumni yang menuturkan bahwa semangat belajar bahasa dan budaya Jepang mereka tumbuh dari cara almarhum mengajar yang sabar dan menyenangkan.
Di lingkungan kampus, almarhum juga dikenal sangat aktif dalam kegiatan akademik maupun sosial. Kehadirannya kerap menjadi pengikat kebersamaan antar dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. “Beliau orangnya supel. Kalau ada acara kampus pasti paling duluan nyemangatin,” kenang salah satu rekan sejawat.
Kepergian Tache meninggalkan duka mendalam dan kenangan indah yang sulit dilupakan. Kami percaya, segala amal ibadah, ilmu yang diajarkan, dan kebaikan almarhum akan menjadi amal jariyah.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Husnul khotimah.
Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.
Kami segenap civitas akademika Uhamka juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama almarhum hidup terdapat kata, sikap, atau perbuatan yang kurang berkenan di hati.












