TANJUNGPANDAN, Media Daulat Rakyat – Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan Lembaga Adat Melayu (LAM) ditempatkan di garda terdepan untuk menjaga kelestarian budaya Melayu Belitung.
Penegasan itu disampaikan saat mengukuhkan pengurus LAM Belitung periode 2026–2029 di Tanjungpandan. Ia menekankan pentingnya peran lembaga adat sebagai mitra pemerintah daerah dalam melestarikan bahasa, tradisi, dan identitas Melayu.
Pokok Pernyataan Bupati
1. LAM di Garda Terdepan
“LAM diposisi terdepan dalam mengawal dan menjaga adat budaya kita semua, baik bahasa maupun tradisi daripada Melayu di Belitung agar benar-benar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Djoni Alamsyah.
2. Amanah Pengurus
Bupati percaya pengurus LAM mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran lembaga adat di tengah masyarakat.
3. Warisan untuk Generasi Muda
Ia mengajak pengurus untuk aktif menggerakkan kegiatan kebudayaan dan mewariskan jati diri Melayu Belitung kepada generasi muda.
Pernyataan Ketua LAM Belitung
Ketua LAM Belitung periode 2026–2029, Shofwan AR, menekankan pentingnya merawat keluhuran adat istiadat Melayu Belitung.
“Adat istiadat Melayu Belitung telah lama bersemayam di lubuk hati kita. Namun, sangat disayangkan jika keluhuran budaya ini perlahan tenggelam, sehingga sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk mengangkat dan melestarikan kembali,” katanya.
Shofwan menegaskan kepengurusan LAM terbuka terhadap masukan, saran, maupun kritik dari pemerintah dan masyarakat. Ia juga berharap pelestarian budaya Melayu dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata Belitung.
Makna Strategis
Identitas Daerah: LAM berperan sebagai penjaga jati diri Melayu Belitung di tengah modernisasi.
Kemitraan Pemerintah: LAM menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam kebijakan kebudayaan.
Pariwisata Budaya: Pelestarian adat istiadat diharapkan memperkuat daya tarik wisata budaya Belitung sebagai Negeri Laskar Pelangi dan Geopark.
Pengukuhan pengurus LAM Belitung periode 2026–2029 ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian budaya Melayu. Bupati Djoni Alamsyah menempatkan LAM sebagai benteng utama, sementara Ketua Shofwan AR mengajak semua pihak untuk bersama-sama merawat dan menghidupkan kembali keluhuran adat istiadat Melayu Belitung.
Penulis: Tim Redaksi Belitung – Media Daulat Rakyat
*Editor: Akhlanudin












