Media Daulat Rakyat

IMG 20261103 WA1961

Gibran Ingatkan Masyarakat Waspada Hoaks

Mamuju, Sulawesi Barat | Media Daulat Rakyat – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memicu perpecahan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Pesan penting tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menghadiri puncak peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK) di Lapangan Tamalewa, Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026). Kehadiran Wapres di wilayah pedalaman Mamuju ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pesan moderasi beragama, toleransi, dan persatuan.

Di hadapan ribuan jemaat Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB), tokoh adat, dan warga Kalumpang, Gibran menekankan bahwa di era digital saat ini masyarakat harus lebih cermat dalam menyaring informasi. Ia meminta warga tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan mudah terprovokasi dan percaya terhadap kabar bohong atau hoaks yang dapat memicu perpecahan,” ujar Gibran dalam pidato kebangsaannya yang berlangsung sekitar 30 menit.

Gibran juga menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, ras, dan budaya yang dimiliki Indonesia adalah kekayaan yang harus dirawat, bukan menjadi pemicu konflik. Ia meminta masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi.

“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk saling menjauh atau saling curiga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Presiden termuda dalam sejarah RI ini mengajak seluruh masyarakat Kalumpang dan Sulawesi Barat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi antar umat beragama, serta tidak melupakan akar budaya dan tradisi leluhur yang telah diwariskan turun temurun.

“Mari kita jaga persatuan, perkuat toleransi, dan rawat budaya serta tradisi leluhur agar tetap dikenal generasi muda,” tambahnya.

Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang sendiri bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum mengenang sejarah panjang masuknya Injil di wilayah Bonehau-Kalumpang sejak 1926 yang dirintis oleh misionaris A. Bikker dan dilanjutkan oleh pendeta-pendeta pribumi. Perjalanan satu abad ini dinilai telah membentuk kehidupan sosial, pendidikan, dan kebudayaan masyarakat setempat.

Dalam rangkaian acara yang berlangsung sejak 27 Oktober hingga 2 November 2026 tersebut, Wapres Gibran juga dijadwalkan menandatangani prasasti Monumen 100 Tahun IMTK, mengikuti prosesi adat Mangarru, serta melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kehadiran Gibran di Sulbar di tengah isu pemakzulan yang berembus pasca putusan Mahkamah Agung terkait surat keterangan penyetaraan ijazahnya, dinilai menjadi ajang menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas kenegaraan dan menjaga stabilitas nasional melalui pesan persatuan dan moderasi beragama.

Artikel Terkait

IMG 20261103 WA2710

Mabes Polri Masih Cek Kabar…

JAKARTA | Media Daulat Rakyat –…

IMG 20261103 WA1299

Dua Sektor Pajak Samsat Belitung…

Tanjungpandan, Belitung | Media Daulat Rakyat…