
Belitung, Rabu (16/7) — Di tengah hangatnya obrolan malam dan aroma kopi khas Belitung, sebuah inisiatif baru menggugah semangat generasi muda untuk lebih mengenal akar sejarah daerahnya.
Bertempat di Kedai Pak Itam, podcast “Belitung Berdiskusi” hadir sebagai ruang edukatif dan inspiratif untuk menggali kembali asal-usul penduduk Belitung.
Dipandu oleh Kak Rafa dan Kak Tanty, episode perdana menghadirkan Bang Wahyu—seorang pemerhati sejarah lokal—yang dengan lugas dan penuh semangat memaparkan bagaimana masyarakat Belitung terbentuk dari empat etnis utama.
Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek demografis, tetapi juga menyelami dinamika sosial, budaya, dan migrasi yang membentuk identitas Belitung hingga kini.
Belitung bukan hanya pulau wisata, tapi juga pulau sejarah. Kita punya warisan dari Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga pengaruh Cina dan Arab yang membentuk wajah budaya kita hari ini,” ujar Bang Wahyu dalam sesi diskusi
Program ini dirancang sebagai serial mingguan yang tayang setiap Rabu malam dan akan diunggah ke kanal YouTube pada hari Kamis berikutnya, dengan harapan dapat menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat Belitung di mana pun mereka berada.
Podcast ini bukan sekadar bincang-bincang, tapi usaha kami untuk merawat memori kolektif Belitung lewat cara yang menarik dan mudah diakses,” tambah Kak Rafa dalam sesi pembuka.
Dengan gaya santai nan informatif, Belitung Berdiskusi menjadi jembatan bagi Gen Z dan Millennial untuk menyatu dengan warisan sejarah daerahnya—karena mengenal masa lalu adalah bekal untuk membentuk masa depan.












