
Belitung Timur, 20 Juli 2025 — Menyikapi tingginya kebutuhan darah di wilayahnya, Wakil Bupati Belitung Timur sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung Timur, Khairil Anwar, menyerukan kepada seluruh kepala desa untuk segera membentuk bank darah mandiri di masing-masing desa.
Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin ketersediaan darah bagi warga yang membutuhkan, terutama mengingat keterbatasan akses ke rumah sakit dan Unit Transfusi Darah (UTD). Data dari RSUD Muhammad Zein menunjukkan bahwa pada Juni 2025 terdapat 236 permintaan darah, sementara hingga 11 Juli tercatat 81 kantong darah dibutuhkan
“Saya minta kepada kepala desa mulai dari sekarang segera membuat bank darah setiap desa. Dengan persyaratan setiap keluarga mulai dari umur 16–65 tahun,” tegas Khairil
Ia menekankan bahwa keberadaan bank darah di tingkat desa akan mempercepat penanganan pasien dan memastikan bantuan darah lebih tepat sasaran.
Selain itu, Khairil mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darah, terutama dalam lingkup keluarga, karena donor dari garis keturunan dinilai lebih sehat dan cocok.
“ari masyarakat berpartisipasi aktif untuk mendonorkan darah kepada yang membutuhkan, terutama untuk keluarga,” pungkasnya
Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi lonjakan kebutuhan darah di Belitung Timur, sekaligus memperkuat solidaritas sosial antarwarga.












