
Tanjungpandan Belitung, 26 Juli 2025— Ketua Pelaksana Pelatihan Pelatih PSSI Lisensi D, Hamzah, SPt menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi pelatih lokal dalam ajang pelatihan yang digelar di Belitung.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mengurangi miskomunikasi antara tim dan perangkat pertandingan akibat kurangnya pengetahuan pelatih mengenai standar lisensi resmi PSSI.
“Banyak tim yang turun di kompetisi resmi maupun turnamen lokal dengan pelatih yang belum memiliki lisensi. Ini sering menimbulkan miskomunikasi dengan wasit dan membuat proses pertandingan tidak berjalan optimal,” ungkap Hamzah.
Pelatihan ini digagas oleh UFC bersama komunitas sepak bola setempat dan mendapat dukungan penuh dari pihak terkait. Pelatihan Lisensi D yang berlangsung selama lima hari diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Belitung Timur.
Hamzah menekankan bahwa lisensi ini bukan hanya soal formalitas, melainkan pondasi bagi pelatih untuk bisa memahami etika pertandingan, tata cara protes, hingga strategi memimpin tim secara profesional.
“Kami harapkan para peserta bisa lebih fokus dan konsentrasi dalam mengikuti pelatihan ini. Kami datangkan edukator dari level nasional, termasuk eksponen dari PSS. Bahkan, salah satu instruktur berlisensi A di Bangka Belitung juga ikut mendukung program ini,” tambahnya.
Hamzah optimis bahwa pelatihan ini akan menjadi langkah awal dalam memperkuat SDM sepak bola Belitung dan Belitung Timur, serta mendorong profesionalisme di tingkat lokal.












