Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Ikuti Jejak Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach Sampaikan Permohonan Maaf kepada Publik
Inshot 20250831 005008900

Ikuti Jejak Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach Sampaikan Permohonan Maaf kepada Publik

Inshot 20250831 005008900

Jakarta, 30 Agustus 2025 — Menyusul langkah Eko Patrio dan Uya Kuya, Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @nafaurbach, Nafa mengungkapkan penyesalan atas pernyataan yang dinilai menyinggung publik.

“Dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, saya Nafa Indria Urbach meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya yang menyakiti hati masyarakat Indonesia,” ujar Nafa dalam video tersebut

Permohonan maaf ini menjadi bagian dari gelombang refleksi di kalangan anggota DPR setelah pernyataan dan sikap sejumlah wakil rakyat memicu keresahan publik, terutama pasca demonstrasi yang berujung ricuh di berbagai wilayah Indonesia.

Sebelumnya, Eko Patrio dan Uya Kuya juga menyampaikan permohonan maaf melalui media sosial. Eko Patrio, didampingi Sigit Purnomo alias Pasha, mengakui bahwa tindakannya telah menimbulkan luka bagi bangsa dan berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat

Uya Kuya, yang juga merupakan anggota Komisi IX DPR, menyampaikan permintaan maaf atas sikap dan pernyataannya yang menimbulkan kegaduhan. Ia menegaskan tidak ada niat untuk memperkeruh suasana dan berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai bahan introspeksi mendalam

Ketiga tokoh publik ini berharap permohonan maaf mereka dapat diterima masyarakat dan menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.

Artikel Terkait

InShot 20260531

Warga Keluhkan Layanan DAMRI yang…

Belitung – Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan…

InShot 20260531

Puisi-puisi Edy Sukardi

Doktrin Ketauhidan ESu Diperhitungkandiseganiditakutilalu dihormatidan dimuliakanitu…

InShot 20260530

M. Furqoen Nul Hakim (SMAN…

Pangkalpinang – Seleksi Calon Pasukan Pengibar…