
BOGOR — Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) resmi membuka rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru melalui Opening Ceremony Ngumbara 2025.
Acara digelar pada Selasa, 30 September 2025, pukul 08.00 WIB di SBS Premier Venue, bersebelahan dengan Gedung Kampus Utama Umbara, Jalan Raya Lingkar Leuwiliang.
Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam acara tersebut Rektor Umbara, Dr. H. Edi Sukardi, M.Pd., didampingi jajaran pimpinan universitas: Wakil Rektor I Dr. H. Syaiful Rohim, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Suhardin, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. H. Naufal Ramadian, M.Si., para dekan FKIP dan FKS, kepala departemen, serta Ketua Pelaksana Ngumbara 2025, Mad Rois, S.Th.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, Mad Rois menyampaikan bahwa Ngumbara tahun ini mengusung tema “Nyunda Dina Rasa, Nyantika Dina Elmu, Nyantri Dina Paripolah.”
Tema tersebut mencerminkan semangat Umbara dalam membentuk karakter mahasiswa baru yang berakar pada kearifan lokal, berilmu, dan berakhlak.
“Ngumbara adalah titik awal transisi dari siswa menjadi mahasiswa. Kami ingin mereka merasa diterima dan siap beradaptasi,” ujar Mad Rois.
Rektor Umbara, Dr. Edi Sukardi, menekankan pentingnya Ngumbara sebagai gerbang awal mahasiswa baru dalam mengenal dunia kampus.
“Selamat datang di Umbara. Mudah-mudahan dengan masuk Umbara, Anda memilih kampus yang insyaAllah dapat membantu mewujudkan cita-cita Anda,” tuturnya.
Rektor UMBARA juga menegaskan bahwa Umbara menjadikan budaya Sunda sebagai identitas kampus yang menyatu dengan dunia akademik.
“Budaya adalah alat komunikasi yang paling mudah untuk memperkenalkan diri kepada dunia. Karena itu, Umbara memadukan budaya Sunda dengan dunia akademik,” jelasnya.
Opening Ceremony Ngumbara 2025 secara resmi dibuka oleh Rektor dengan simbolis, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya khas Sunda seperti Lengser dan Sariak Layung Umbara.
Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada mahasiswa baru sekaligus wujud keterikatan Umbara dengan nilai-nilai lokal.
Dengan dibukanya Ngumbara 2025, maka mahasiswa baru resmi memulai perjalanan akademik mereka di Umbara.
Kehangatan dan semangat penyambutan ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membangun ikatan yang erat antara mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika.














