Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Gubernur Hidayat Arsani Cabut Laporan Usai Soehadi Hasan Minta Maaf Terkait Tuduhan Korupsi
Inshot 20251201 123226051

Gubernur Hidayat Arsani Cabut Laporan Usai Soehadi Hasan Minta Maaf Terkait Tuduhan Korupsi

Intisari Berita

  • Setelah Soehadi Hasan meminta maaf atas tuduhan dugaan korupsi, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memutuskan untuk mencabut laporannya di Polda Babel.

Pangkalpinang 1 Desember 2025-setelah Soehadi Hasan menyampaikan permohonan maaf, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan akan mencabut laporannya di Polda Babel. Keputusan ini diungkapkan saat upacara HUT Ke-54 KORPRI di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (1/12/2025).

“Saya juga cabut (Laporan di Polda Bangka Belitung),” ujar Hidayat Arsani saat dikonfirmasi oleh awak media.

Sebelumnya, Koordinator Komite Reformasi Untuk Belitung Masa Depan, Soehadi Hasan, telah mencabut laporannya di Polres Belitung pada Minggu (30/11/2025) setelah meminta maaf atas tuduhan dugaan korupsi sebesar Rp 500 Miliar yang sebelumnya ia sampaikan. Hidayat Arsani menjelaskan bahwa ia tidak ingin memenjarakan rakyatnya dan laporan tersebut dibuat agar tidak dianggap melindungi korupsi.

“Sudah kita maafkan, saya sebagai Gubernur tidak mau memenjarakan rakyat saya. Kalau saya tidak lapor polisi, nanti kata orang benar saya korupsi. Namun setelah saya lapor, yang bersangkutan sudah minta maaf artinya sudah clean and clear,” ungkapnya.

Soehadi Hasan menyampaikan permintaan maafnya melalui video yang beredar pada Sabtu (29/11/2025) malam, mengakui bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan kekhilafannya.

“Terkait tuduhan dugaan korupsi dalam surat itu merupakan kekhilafan saya dan tuduhan tidak berdasar. Saya minta maaf kepada bapak Hidayat Arsani, keluarga dan masyarakat atas kegaduhan atas beredarnya surat yang saya tandatangani tersebut,” kata Soehadi Hasan.

Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan menyerahkan proses hukum Wakil Gubernur Babel, Hellyana, kepada supremasi hukum.

“Perihal masalah hukum ibu Wakil Gubernur itu tidak ada campur tangan Hidayat Arsani. Sekali lagi saya berjanji tidak akan mengulangi dan membuat kegaduhan,” tambahnya.

Gubernur Hidayat Arsani melaporkan Soehadi Hasan ke Polda Babel atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik setelah surat pernyataan Soehadi yang menuduhnya terlibat korupsi sebesar Rp 500 Miliar viral di media sosial.

Artikel Terkait

InShot 20260525

Jamaah Haji Belitung Sehat, Puncak…

Intisari Berita Makah- Sebanyak 42 Jamaah…

InShot 20260525

Festival Budaya Napak Sire 2026…

Belitung — Festival Budaya Napak Sire…

InShot 20260525

Polsek Membalong Tertibkan Tambang Ilegal…

Belitung – Polsek Membalong bersama jajaran…