Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Polisi dan Emak-emak Adu Mulut di Mapolresta Pangkalpinang, Mediasi Gagal
Inshot 20251220 163001287

Polisi dan Emak-emak Adu Mulut di Mapolresta Pangkalpinang, Mediasi Gagal

Intisari Berita

  • Pada Jumat (19/12/2025) malam, sekelompok emak-emak datang ke Mapolresta Pangkalpinang meminta penanganan kasus, lalu terlibat adu mulut dengan aparat.
  • Ketegangan meningkat saat istri Kasatpol PP datang bersama suaminya, karena emak-emak menuduhnya menyebarkan pernyataan provokatif di media sosial.
  • Mereka menuntut bertemu langsung dan menolak mediasi awal, hingga akhirnya proses mediasi yang dipimpin Kasat Reskrim gagal karena kedua pihak tetap bersitegang.
  • Keramaian mereda sekitar pukul 24.00 WIB, dan polisi siap menengahi lagi jika dibutuhkan serta mengimbau masyarakat bijak menggunakan media sosial.

Pangkalpinang – Kericuhan terjadi di Mapolresta Pangkalpinang, Jumat (19/12/2025) malam, ketika sekelompok emak-emak mendatangi kantor polisi dan terlibat adu mulut dengan aparat. Polisi sempat kewalahan menenangkan massa yang berteriak meminta kasus segera ditangani.

Suasana di depan pagar Mapolresta menjadi sorotan warga. Ratusan orang menyaksikan ketegangan yang berlangsung hingga larut malam. “Tenang, ibu-ibu. Ini kantor polisi, silakan duduk dulu dan jangan emosi,” ujar seorang anggota kepolisian berulang kali mencoba meredam situasi.

Ketegangan semakin memuncak setelah sebuah mobil Honda CR-V memasuki halaman Mapolresta. Mobil itu ditumpangi Kasatpol PP Kota Pangkalpinang bersama istrinya. Kehadiran sang istri memicu reaksi keras dari massa yang menudingnya menyebarkan pernyataan provokatif di media sosial.

Sejumlah emak-emak menolak mediasi di dalam ruangan dan menuntut agar perempuan tersebut keluar menemui mereka. “Suruh keluar dia itu pak, jangan berani di dalam. Jangan berkoar-koar di media sosial saja,” teriak salah seorang emak-emak.

Polisi kemudian membawa kedua pihak ke ruang Satreskrim untuk dimediasi. Mediasi dipimpin Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Singgih Aditya Utama. Namun, upaya tersebut gagal karena kedua pihak tetap bersitegang dan tidak menemukan titik temu.

“Iya, sudah kami pertemukan semalam tapi masih saja mereka mau bersitegang. Kalau memang mereka mau bertemu lagi, kami siap menengahi,” kata AKP Singgih kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).

Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak memicu konflik. “Tentu, kami minta masyarakat supaya bijak dalam bermedsos dan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Keramaian di Mapolresta akhirnya mereda sekitar pukul 24.00 WIB setelah massa perlahan meninggalkan lokasi.

Artikel Terkait

InShot 20260423

Tambang Ilegal Cemari Sumber Air…

Belitung Timur – Aktivitas tambang ilegal…

InShot 20260422

Jeritan Pengusaha Kuliner: Harga Plastik…

Intisari Berita Jakarta -kenaikan harga LPG…

InShot 20260422

Kejuaraan Tinju Amatir Piala Danlanud…

Tanjungpandan, Belitung – Kejuaraan Tinju Amatir…