Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Nyire Massal 1000 Orang, Belitung Bidik Rekor MURI
InShot 20260513

Nyire Massal 1000 Orang, Belitung Bidik Rekor MURI

Tanjungpandan, Belitung – Tradisi nyire (nyirih) akan menjadi magnet utama dalam Festival Budaya Napak Sire 2026 yang digelar pada 22–24 Mei di Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan. Dengan konsep “Menjalin Silaturahmi dengan 1000 Lembar Daun Sirih”, festival ini menargetkan pemecahan rekor MURI melalui aksi nyire kolosal oleh 1000 orang.

Rencana tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Festival Budaya Napak Sire 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Belitung, Selasa (12/5/2026), bersama Pemerintah Kabupaten Belitung, panitia pelaksana, dan sejumlah OPD terkait.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Sastra, menegaskan bahwa Festival Budaya Napak Sire terpilih menjadi salah satu dari 125 event nasional dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
“Festival Budaya Napak Sire menjadi representasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di KEN 2026. Ini momentum memperkenalkan budaya Melayu Belitung melalui seni, tradisi, kuliner, dan atraksi budaya,” ujarnya.

Pimpinan Produksi Festival Napak Sire, Reni Destiani, menambahkan bahwa tradisi nyire dipilih sebagai daya tarik utama karena masih melekat dalam kehidupan masyarakat Melayu Belitung.
“Nyire massal ini akan menjadi hooks utama festival tahun ini. Selain simbol silaturahmi, kami ingin menjadikannya atraksi budaya dengan daya tarik nasional,” jelasnya.

Selain nyire massal, festival juga akan menampilkan Tari Massal Sekapur Sirih yang melibatkan 100 penari muda se-Bangka Belitung, kompetisi tari musik, fashion show, workshop budaya, permainan tradisional, bazar UMKM, hingga pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menekankan pentingnya menjadikan Festival Budaya Napak Sire sebagai event budaya yang mampu memperkuat branding Belitung di tingkat nasional.
“Yang kita cari bukan hanya ramai saat acara berlangsung, tetapi bagaimana event ini bisa menjadi alasan orang datang ke Belitung dan terus menjadi pembicaraan banyak orang,” katanya.

Menurutnya, Festival Budaya Napak Sire memiliki potensi besar menjadi event unggulan apabila didukung promosi yang kuat dan konsisten. Ia juga mendorong keterlibatan maksimal pelaku UMKM lokal dengan menghadirkan produk khas Belitung sebagai bagian dari pengalaman wisata budaya bagi pengunjung.

Melalui Festival Budaya Napak Sire 2026, Pemkab Belitung berharap budaya Melayu Belitung semakin dikenal luas sekaligus memperkuat citra Belitung sebagai destinasi wisata budaya di Indonesia.

Artikel Terkait

InShot 20260513

Hadir di Gebyar Madrasah MTs…

Tanjungpandan, Belitung – Wakil Bupati Belitung,…

InShot 20260513

Bulog Belitung Jual 1.200 Liter…

Belitung – Perum Bulog Cabang Belitung,…

InShot 20260513

Penambangan Ilegal di Laut Ulim…

BELITUNG – Polres Belitung menegaskan akan…