Merenda Cinta
ESuMereka datang
membawa kepingan cermin
lalu dari kepingan itu
mengalir catatan perjalanan
hingga kau sampai di sini
Kesedihan
lesulitan hidup
derita
dan bahagia
semua jadi indah
Cermin yang mereka bawa
pantulan catatan
adalah ekspresi cinta
dan sayang mereka padamu
Pasti masih ada
sisi lain dari potret hidupmu
yang belum mereka
pantulkan melalui
potongan cermin hidupmu
ada fazel-fazel kosong
yang itu
ada dalam relung hatimu
Melangkah mendekat
sambil merangkai
merenda cinta
jadi taqwa
Ada teman-teman lama
yang membawa kisah baru
Ada teman-teman baru
yang ingin tau masa lalu
Biarkan saja mereka
terus menelusuri
perjalanan cintamu
masih ada sisa waktu
untuk semakin dekat pada-Nya
Tak perlu kau sibuk
memberitahu siapa dirimu
sahabatmu tak buruh itu
tak perlu kau beri tahu
siapa dirimu
yang membencimu
tak percaya catatan itu
Terus saja
merenda cinta
merangkai bunga-bunga
aneka warna
yang harum baunya
Pisangan Timur
16 Mei 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














