Dua nama yang terlupa
ESuDalam sibuk
dalam hiruk pikuk
shalatpun kadang tak tepat waktu
hingga dalam doa
luput menyebut dua nama
nama ibu
dan nama ayah
padahal.keduanya
adalah pintu keberkahan
untukmu
Ia paling tulus cintanya
Ia diam-diam
mengharap doamu
Kini kau merasa
telah dewasa
mandiri
langkahmu sungguh
tak terlepas
dari pengorbanan
keduanya
Dalam malam yang hening
dalam malam sepi
bayangkan wajah keduanya
pelan-pelan
kau sebut namanya
panjatkan doa
untuknya
Pada orang lain
bicaramu lembut tapi
padanya suaramu tinggi
Padahal berkata
Ah, saja
tak boleh
Berjam-jam habis
waktumu
untuk urusan duniamu
tapi untuk keduanya
engkau nyaris tak punya waktu
lalu engkau minta
dimaklumi karena sibuk itu
Jika kelak usiamu
sampai di batas senja
pasti kau akan merasa
Ingin di jenguk
ingin ditanya
ingin disapa
dan ingin namanya
disebut dalam doa
Di puncak cinta
ada keikhlasan
menyebut namanya
dalam.doa
tanpa ia tau
kalau namanya kau sebut
dalam doamu
UMBARA
28 Mei 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














