Jakarta – Timnas Indonesia akan menantang Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6) malam WIB. Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi skuad Garuda untuk mengakhiri rekor tanpa kemenangan yang sudah berlangsung sejak 1988.
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Oman. Indonesia terakhir kali menang pada King’s Cup 1988, sementara setelah itu Garuda tak pernah lagi menaklukkan lawan dari Timur Tengah tersebut. Momentum di GBK malam ini diharapkan menjadi titik balik sekaligus ajang kebangkitan.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan tekadnya membawa Garuda meraih hasil positif. Ia berharap dukungan penuh suporter bisa menjadi energi tambahan.
“Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami. Semoga GBK penuh dan dukungan suporter bisa membantu tim ini,” ujar Herdman dalam konferensi pers.
Di kubu lawan, pelatih Oman Tariq Sektioui yang baru ditunjuk Maret lalu ingin mempertahankan catatan positif timnya.
“Sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan kami akan berusaha memperpanjang periode tersebut,” kata pelatih asal Maroko itu.
Kedua tim sama-sama gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat kualifikasi. Indonesia kalah dari Arab Saudi dan Irak, sedangkan Oman tersingkir usai imbang melawan Qatar dan kalah dari Uni Emirat Arab.
Rekor Head to Head Indonesia vs Oman (11v11)
- 24 Februari 1987: Indonesia 2-0 Oman (King’s Cup)
- 18 Januari 1988: Indonesia 3-0 Oman (King’s Cup)
- 24 Juni 2007: Indonesia 0-1 Oman (Persahabatan)
- 19 Januari 2009: Oman 0-0 Indonesia (Kualifikasi Piala Asia 2011)
- 6 Januari 2010: Indonesia 1-2 Oman (Kualifikasi Piala Asia 2011)
- 29 Mei 2021: Indonesia 1-3 Oman (Persahabatan)












