Tiga Bait Puisi
ESu
Engkau telah
menghadiahkan padaku
tiga bait puisi indah
kubaca
dan kubaca lagi
keindahannya makin
sempurna
Tentang getar cinta
tentang romantika
jatuh bangun
berdarah-darah
terluka
tetapi tetap dalam
kesetiaan cinta
Bait pertama
kisah anak lelaki
yang cerdas
pemberani
penakluk
kini ia berjaya
pada ranting ilmu
yang digelutinya
ia berani berkelana
hihgga ke ujung dunia
bukan cuma dalam cerita
bukan cuma retorika
ini kisah nyata
Bait kedua
tentang putri jelita
cerdas
berani
dan berkata jujur
jika.aku suka
jangan halangi aku
jika aku tak suka
jangan paksa aku
Ia ingin menjadi
penyembuh dunia
Hitungannya matematis
Ia sangat sayang
sama papa dan mamanya
Bait Ketiga
Ada si bungsu yang manja
tetapi keinginannya kuat
kokoh
Maju pantang menyerah
jatuh bangun
akhirnya ia berhasil juga
Karakter keras
mamanya
menyatu dengan
kelembutan papa nya
Dia mengawal
keselamatan lingkungan
hingga kawasan regional
Lincah
dan pemberani
apa-apa diurus sendiri
tak merepotkan
Tiga bait puisi
berangkat dari pengembaraan hati
Ku baca
dan ku baca lagi
Pisangan Timur
20 Juni 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














