.

Mengemis Pada Telinga
ESu
Tak semua luka
boleh dibuka
Tak semua derita
jadi cerita
simpan rahasiamu, tutup aibmu
tak semua mata dapat
meneropong apa yang terjadi
di balik peristiwa
Biarlah ia menjadi rahasia
antara kau dan Sang Pencipta
Manusia hanya bisa
menghakimi
dari apa yang ia lihat
tak penah tau
seberapa berat beban
yang mengikat
Bukan berarti kau harus
sembunyi di dalam duka
namun memeluk diri
agar bisa bernafas lega
Jika penatmu
tak tertahan lagi oleh sepi
carilah satu jiwa yang tulus
untuk berbagi
bukan untuk mengumbar
cela ke seluruh bumi
tetapi membasuh luka
bersama sahabat sejati
Berceritalah pada sahabat
yang engkau percaya
ia menjaga amanah
dan bisa menyimpan rahasia
Kabar duka bercampur
kabar gembira
Ada Basyiran ada Nazira
duka dan gembira
akan menjadi cahaya
UMBARA
30 Juni 2029
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














