Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Ribuan Massa Kepung DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor
InShot 20260827

Ribuan Massa Kepung DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

1000939636

Media Daulat Rakyat Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026 – Ribuan massa dari berbagai daerah memadati depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat sejak Kamis pagi. Aksi unjuk rasa dipicu tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan evaluasi sejumlah kebijakan pemerintah.

Polisi menutup ruas utama Gatot Subroto dan memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional mulai pukul 10.00 WIB.

Fakta Utama Demo
Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, namun massa dari luar kota sudah tiba sejak dini hari.

Peserta aksi berasal dari:

  1. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu / AMPB
  2. Aliansi Masyarakat Depok Bersatu / AMDB
  3. Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat / GERAM
  4. Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo / RMP4
  5. Mahasiswa dari berbagai kampus di Jabodetabek dan daerah

4 Tuntutan utama massa:

  1. Pengesahan RUU Perampasan Aset
  2. Hukuman mati bagi koruptor
  3. Stabilisasi harga pangan
  4. Evaluasi program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis

Kondisi di Lapangan
Sejak pukul 04.00 WIB ratusan warga Pati tiba dengan bus. Mereka membawa spanduk besar bertuliskan “Rampas Aset Koruptor, Hukum Mati Koruptor”.

Di depan gerbang DPR, massa memasang replika keranda mayat dengan tulisan yang sama. Sebagian peserta duduk lesehan di trotoar, tidur beralaskan kardus, dan pedagang kopi keliling ikut meramaikan suasana.

Aparat keamanan tampak siaga penuh. Polisi dan Satpol PP berjaga di balik gerbang DPR. Dishub DKI menyiagakan 120 petugas untuk rekayasa arus lalu lintas.

Dampak Lalu Lintas
Polisi menutup Jalan Gatot Subroto depan DPR dari arah Semanggi dan Gelora Bung Karno.

Ruas yang dialihkan:

  • Ke Jalan Gerbang Pemuda
  • Jalan Gelora
  • Patal Senayan

Ruas berpotensi macet: Jalan Asia Afrika, Palmerah Timur, Tentara Pelajar, dan kawasan Semanggi.

Pengawasan juga diperketat di Tol Merak–Tangerang, Jalan Raya Serang, pintu masuk Bekasi, terminal, dan stasiun kereta.

Pernyataan Koordinator dan Status Keamanan
Koordinator AMPB mengklaim aksi berlangsung damai dan tertib. Namun kepolisian menetapkan status siaga 1 untuk mengantisipasi eskalasi.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar DPR/MPR disarankan menghindari kawasan Gatot Subroto dan Semanggi hingga situasi kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan DPR dan orasi bergantian terus dilakukan.

Artikel Terkait

Oplus

DPRD dan Pemprov Babel Sepakat…

Media Daulat Rakyat Pangkalpinang, Rabu 26…

InShot 20260827

MPP Belitung Timur Resmi Dibuka,…

Media Daulat Rakyat Manggar, 26 Agustus…

InShot 20260827

Tim Gabungan Polda Babel Amankan…

Media Daulat Rakyat Pangkalpinang, Rabu 26…