Belitung | Media Daulat Rakyat- Polemik tempat hiburan malam De Lapark Belitung terus memanas. Pemilik usaha, Candra, menegaskan tidak ada kerja sama dengan HW Club, di tengah sorotan warga Desa Aik Merbau yang mengeluhkan kebisingan hingga dini hari.
Candra menyatakan dokumen perizinan gedung baru masih dalam proses. “Rencana Selasa saya ke Belitung untuk memastikan semua perizinan. Karena saat ini semuanya sedang dalam proses,” ujarnya.
Ia meminta persoalan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dikonfirmasi langsung ke instansi terkait.
Wakil Bupati Belitung Syamsir merespons, Pemkab terbuka untuk investasi namun wajib taat aturan. “Silakan berinvestasi, tetapi tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Syamsir. Pemkab akan melakukan pemantauan bersama OPD terkait.
Sorotan publik menguat usai video launching “De Lapark by H.W Executive Club & KTV” yang menghadirkan DJ Una viral, memunculkan pertanyaan soal legalitas THM.
Warga juga menyoroti bangunan baru yang diduga akan menjadi tempat hiburan tambahan.
Catatan: THM wajib memiliki NIB OSS-RBA, PBG, SLF & SLO, Izin Keramaian, Persetujuan Lingkungan, dan Izin Tata Ruang












