Manggar, 27 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menggelar acara silaturahmi dan audiensi bersama insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada Sabtu malam, 27 September 2025, bertempat di Amfiteater depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Beltim.
Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini bertujuan mempererat hubungan dan sinergi antara pemerintah daerah dengan para wartawan serta LSM yang selama ini berperan aktif dalam penyebarluasan informasi pembangunan dan pengawasan publik.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, dalam undangan resmi bernomor HM.00.03/1730/SETDA/2025 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah komunikasi interaktif dan kolaboratif untuk menciptakan penyebaran informasi pembangunan yang lebih baik dan inklusif.
“Kami menghargai kehadiran rekan-rekan wartawan dan LSM sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Silaturahmi ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Belitung Timur,” ujar Bupati Kamarudin Muten dalam sambutannya.
Acara ini juga menjadi momentum untuk mendengarkan langsung berbagai masukan dari para jurnalis dan aktivis sosial mengenai isu-isu pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta partisipasi publik dalam perencanaan dan pengawasan kebijakan daerah.
Media online yang luput dari undangan terbiasa kritis terhadap Pemda Belitung Timur yakni Jabe Jabe dan Media Daulat Rakyat
Dari informasi Sony Aprianto, S.Sos
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Belitung Timur menyebutkan bahwa Media Daulat Rakyat tidak terdaftar di Pokja Wartawan Kabupsten Belitung Timur padahal surat pemberitahuan keterlibatsn Media Daulat Rakyat dalam kegiatan Jurnalistik di Belitung Timur sudah disampaikan sejak tahun 2024
“Dua acara oleh Bupati Belitung Timur kami hadir dsn diundang resmi serta memberikan berita dengan tren positif bagi Belitung Timur, dan agak aneh bila sekarang disebut tidak terdaftar, komunikasi saya dengan Mas Bayu (Kominfo Belitung Timur) itu instensif bertukar pikiran” Ujar Akhlanudin Pemimpin Umum,/Penanggung jawab Media Daulat Rakyat
Media Online Jabe Jabe yang dipimpin Subrata hanya menyebut “Baperan”
Sementara itu plt Sekda Belitung Timur Hendri Yani ketika di hubungi Media Daulat Rakyat menyatakan menjadi catatan (note) tentang ketidakhadiran Media Daulat Rakyat karena kurang nya komunikasi
“Kita berharap dengan semangat transparansi dan kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem komunikasi publik yang sehat dan berkelanjutan” Tutup Akhlanudin












