Intisari berita
- Perum Bulog Cabang Belitung memastikan stok beras sebanyak 907 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
- Kepala Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, menyatakan bahwa ketahanan stok beras terjamin sampai akhir tahun.
- Bulog telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah kelangkaan beras, terutama menjelang akhir tahun.
Belitung – Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan bahwa stok beras di wilayah tersebut aman hingga akhir tahun 2025. Saat ini, tersedia sebanyak 907 ton beras, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, pada Kamis di Tanjungpandan.
“Kami memastikan stok beras yang tersedia cukup guna memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun,” ujarnya.
Syahrianza menegaskan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi gangguan distribusi, terutama menjelang akhir tahun.
Salah satu tantangan utama adalah tersendatnya pasokan dari luar daerah akibat cuaca buruk, mengingat Belitung merupakan wilayah kepulauan.
“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan penambahan stok guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras,” tambahnya.
Meski menghadapi kendala distribusi, Bulog tetap menjamin tidak akan terjadi kelangkaan. Syahrianza mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
“Kami pastikan stok beras cukup, jadi masyarakat tidak usah panik,” pungkasnya.
Dengan jaminan ini, masyarakat diharapkan merasa tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan beras. Bulog terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga di wilayah Belitug












