Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Komisi Reformasi Polri Buka Aspirasi Lewat WhatsApp dan Surel
Img 20251122 214355

Komisi Reformasi Polri Buka Aspirasi Lewat WhatsApp dan Surel

Intisari Berita

  • Komisi Percepatan Reformasi Polri membuka saluran komunikasi publik melalui WhatsApp dan surel untuk menampung aspirasi masyarakat terkait reformasi kepolisian.
  • Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie, mengajak masyarakat luas berpartisipasi memberi masukan selama satu bulan ke depan.
  • Nomor WhatsApp yang dibuka: 0813-1797-771, dan alamat surel: di.og.gentesobfsctd-107719@irlopisamroferisimoktes.
  • Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tim reformasi Polri terbuka terhadap masukan dari berbagai kalangan.
  • Komisi beranggotakan 10 tokoh nasional, termasuk Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, dan lainnya.
  • Tujuan komisi: melakukan kajian menyeluruh atas kekuatan dan kelemahan Polri, serta merumuskan rekomendasi demi kepentingan bangsa dan negara.

Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka ruang partisipasi publik dengan menyediakan saluran WhatsApp dan surel untuk menampung aspirasi masyarakat terkait reformasi Polri.

“Kami mengundang masyarakat luas untuk berpartisipasi memberi masukan,” ujar Ketua Komisi Jimly Asshiddiqie di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi melalui:

  • WhatsApp: 0813-1797-771
  • Surel: di.og.gentesobfsctd-823a71@irlopisamroferisimoktes

Jimly menegaskan, masukan publik akan dihimpun selama satu bulan untuk menyusun rekomendasi reformasi Polri.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tim reformasi Polri terbuka terhadap masukan dari berbagai lapisan masyarakat. “Seluruh masyarakat punya kepentingan karena polisi adalah milik rakyat, melayani rakyat, melindungi rakyat, mengayomi rakyat,” ungkap Jimly.

Komisi beranggotakan sepuluh tokoh, antara lain Jimly Asshiddiqie, Ahmad Dofiri, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Supratman Andi Agtas, Otto Hasibuan, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, Idham Azis, dan Badrodin Haiti.

Komisi ini dibentuk untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap institusi Polri, menilai kekuatan dan kelemahan yang ada, serta merumuskan rekomendasi demi memperkuat Polri sebagai institusi profesional dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Artikel Terkait

Inshot 20251205 214943024

Bupati Belitung Teken MoU Pengembangan…

Intisari Berita JAKARTA,— Komitmen Pemerintah Kabupaten…

Inshot 20251205 200213879

“Kalau Tidak Ada Makanan, Kirimkan…

intisari Berita Delapan hari telah berlalu…

Inshot 20251205 190703601

Wapres Gibran Kunjungi Tapanuli Selatan,…

Intisari Berita Wakil Presiden RI, Gibran…

Komisi Reformasi Polri Buka Aspirasi Lewat WhatsApp dan Surel – Media Daulat Rakyat