Intisari Berita
- Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel) dan Ikatan Keluarga Masyarakat Belitung Jakarta (IKMB Jakarta) berkolaborasi mengadakan bakti sosial (baksos) di Belitung.
- Acara ini dihadiri oleh tokoh penting seperti Gubernur Babel dan Bupati Belitung.
- Ketua IKM Babel, Bang Away, menekankan bahwa HUT Babel harus dirayakan dengan kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
- Baksos ini meliputi pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis. Inisiatif ini diharapkan memicu gerakan kepedulian dari masyarakat dan pengusaha, serta akan diperluas ke seluruh Pulau Bangka menjelang Ramadan 2026.
BELITUNG– Pada Sabtu pagi, 29 November 2025, masyarakat di Dusun Pantai Selatan, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Belitung, dikejutkan oleh semangat kebersamaan dan kepedulian melalui kegiatan bakti sosial (baksos) yang diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel) dan Ikatan Keluarga Masyarakat Belitung Jakarta (IKMB Jakarta).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas dan mempererat hubungan antar masyarakat, pemerintah, serta para perantau di wilayah tersebut.
Kolaborasi yang Melibatkan Banyak Pihak
Kegiatan baksos ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara IKM Babel dan IKMB Jakarta yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar komunitas di daerah Babel dan Jakarta.
Acara ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Selain pembagian sembako berupa beras, kegiatan ini juga menyajikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui MCU mini yang dilakukan oleh dokter Rizal dan dokter Rusmini.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dan tersentuh oleh perhatian dari para pemimpin dan relawan.
Perayaan HUT Babel yang Berbeda dan Berarti
Dalam sambutannya, Azwardy Azhar, yang akrab disapa “Bang Away,” menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi besar dalam memperingati HUT ke-25 Provinsi Bangka Belitung.
Dia menyatakan bahwa perayaan ulang tahun provinsi harus benar-benar bermakna dan dekat dengan masyarakat, bukan sekadar acara formal di hotel atau tempat elit. Menurutnya, momen ini harus menjadi refleksi nyata dari semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
“Dari dulu saya berharap ulang tahun Babel itu untuk masyarakat, bukan untuk kelompok elit. Kita tidak perlu lagi acara di hotel. Saatnya pemerintah daerah dan masyarakat perantau melakukan sesuatu untuk rakyat Babel,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi yang diusung oleh pemerintah dan masyarakat, dan harapannya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Visi Gubernur dan Rencana Ke Depan
Azwardy juga mengapresiasi visi Gubernur Hidayat Arsani yang sejalan dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Ia menilai bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang mampu memperkuat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan para perantau yang selama ini menjadi bagian penting dari pembangunan daerah Babel.
“Tahun ini gubernur sejalan visinya. Beliau ingin merayakan HUT Babel dengan berbagi. Program ini sudah lama kami siapkan, dan kini kita kolaborasikan bersama pemerintah provinsi. Tahun depan, dengan kolaborasi lebih matang, kegiatan ini akan jauh lebih besar,” tambahnya.
Selain itu, Bang Away menegaskan bahwa kegiatan sosial ini tidak akan berhenti di Belitung dan Beltim saja, melainkan akan diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Pulau Bangka menjelang Ramadan 2026.
Dia berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum untuk meningkatkan rasa kepedulian dan solidaritas di masyarakat Babel.
Pemicu Gerakan Kepedulian dan Inspirasi Masyarakat
Ketua pelaksana kegiatan, Yusti Erlina, menyampaikan bahwa inisiatif Azwardy Azhar menjadi pemicu semangat baru bagi masyarakat dan pengusaha di wilayah Babel untuk lebih peduli dan aktif dalam aksi sosial. Ia menilai bahwa kegiatan ini mampu membangkitkan kesadaran kolektif akan pentingnya saling membantu dan memperhatikan sesama.
“Pak Away ini ingin mentriger masyarakat lain yang punya kemampuan finansial agar peduli. Banyak potensi, banyak pengusaha. Kegiatan ini bisa menginspirasi mereka. Kita harus bangga beliau memulainya,” ujar Yusti.
Dia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pengusaha, dan pemerintah sangat penting dalam membangun keberlanjutan program sosial di masa mendatang.
Antusiasme Masyarakat sebagai Bukti Kebutuhan Kehadiran Pemimpin
Antusiasme masyarakat yang membludak mengikuti kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mereka sangat membutuhkan kehadiran langsung para pemimpin dan tokoh masyarakat.
Kehadiran mereka tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat kecil yang selama ini jarang tersentuh oleh kegiatan formal pemerintah.
Semangat Berbagi yang Berkelanjutan
Kegiatan baksos ini diharapkan menjadi awal dari gerakan besar yang tidak hanya berhenti di satu hari saja, tetapi berkelanjutan dan mampu memberi dampak positif jangka panjang.
Melalui semangat berbagi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan masyarakat Babel semakin solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.












