Gajah-gajah itu tak nampak
ESu
Aku jadi ingat pepatah lama
Semut di sebrang lautan
terlihat nyata
tetapi gajah di pelupuk mata
tak nampak
Gajah-gajah itu
ditempatkan di tempat
yang tinggi
dilindungi oleh konstitusi
orang hanya dengar
ada gajah yang merusak
negri
ada bisnis yang terlindungi
boleh nyuri kayu
boleh maling barang tambang
gali
kuras
eksploitasi
seluruh isi perut bumi
sudah itu tinggalkan
cari lagi lahan baru
buka hutan
temukan tambang emas
dan segala turunannya
dengan pongah
dan congkak
mereka melenggang
tak tersentuh oleh hukum
Para pemangku kebijakan
iri dan ingin juga
memperkaya diri
Lalu mereka
ramai-ramai ikut maling
dan mencuri di rumah sendiri
Kini telah Kau singkap
kejahatan mereka
bukan hanya di sumatra
tetapi juga di mana-mana
modus operandinya sama
Tuhan
Kirimkan burung ababil-Mu
Aku ingin menyaksikan
bagaimana gajah-gajah itu
terkapar
seperti daun yang
dimakan ulat
Aku tau bagi-Mu
hal itu sangat mudah. Hayyinun.
Pisangan Timur
8 Desember 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














