intisari Berita
- Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dengan 11 orang di dalamnya (8 awak, 3 penumpang) dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu.
- Kontak terakhir tercatat pukul 13.17 WITA, dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
- Posisi terakhir pesawat diperkirakan di kawasan Leang-leang, Maros (koordinat 04°57’08” LS, 119°42’54” BT).
- Basarnas mengerahkan 25 personel SAR Makassar, dibagi tiga regu, dilengkapi truk personel, mobil rescue, dan drone.
- Operasi pencarian dilakukan secara intensif untuk memastikan lokasi dan kondisi pesawat beserta penumpang.
- Hingga berita diturunkan, pencarian masih berlangsung.
Jakarta – Basarnas membenarkan pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang mengangkut 11 orang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, mengatakan pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar sebelum hilang kontak. “Kantor SAR Makassar langsung mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan dari AirNav Indonesia. Pesawat membawa delapan awak dan tiga penumpang. Kontak terakhir terputus pada pukul 13.17 WITA,” ujarnya.
Menurut data AirNav Indonesia, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT.
Basarnas telah mengerahkan sekitar 25 personel SAR Makassar yang dibagi dalam tiga regu. Mereka dilengkapi satu unit truk personel, satu mobil rescue, serta drone untuk membantu pencarian dari udara.
“Personel saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi dugaan hilangnya pesawat di wilayah Leang-leang,” kata Edy.
Basarnas menegaskan operasi pencarian dan pertolongan dilakukan secara intensif untuk menemukan lokasi pasti serta memastikan kondisi pesawat beserta seluruh penumpang dan awak.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung.












