Wah
ESu
Pernah engkau menghitung
berapa banyak uangmu
yang kau habiskan
untuk sekadar mendapat
pujian “Wah”
Sekadar hidup
rejeki cukup
namun untuk gaya hidup
berapapun tak pernah cukup
Untuk sebuah pujian “Wah”
yang hanya sebentar
berakibat cicilan hutang
tak pernah padam
Yang habis bukan cuma uang
juga terganggunya pikiran
“Ngomong apa ya mereka”
Selalu saja
yang dicari pengakuan
“Wah”
Keren ya
hebat ya
engkau selalu merasa kurang
kau haus opini sanjung puji
Padahal yang berharga itu
jika hidup kita manfaat
Apa perlunya validasi
dan pengakuan
jika engkau telah jalan
di treck yang benar
Masa depanmu
Ada di tanganmu
Masih mau cari “Wah”
Ckckckckck
Pisangan Timur
23 Januari 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














