Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Gandeng Satpol PP, Dindik Belitung Timur Bakal Sosialisasikan Jam Malam Pelajar Saat MPLS SMP
InShot 20260707

Gandeng Satpol PP, Dindik Belitung Timur Bakal Sosialisasikan Jam Malam Pelajar Saat MPLS SMP

​MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR BELITUNG TIMUR— Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur (Dindik Beltim) mengambil langkah tegas untuk menertibkan perilaku sosial pelajar sejak dini. Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP yang akan dimulai serentak pada Senin, 13 Juli 2026, Dindik Beltim bakal menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menyosialisasikan aturan jam malam bagi para siswa baru.

​Langkah ini diambil agar para siswa yang baru bertransiasi ke jenjang sekolah menengah pertama langsung memahami batasan aktivitas malam sejak hari pertama mereka bersekolah. Selama ini, penegakan aturan jam malam bagi pelajar dinilai belum berjalan maksimal di tengah masyarakat.

​Cegah Kenakalan Remaja Lewat Edukasi Luar Ruang

​Dalam pelaksanaannya, Satpol PP Beltim akan memberikan materi yang dikemas secara interaktif melalui agenda kegiatan luar ruang atau orientasi lingkungan. Edukasi ini bertujuan untuk mencegah perilaku negatif, seperti nongkrong larut malam yang berpotensi memicu masalah sosial dan mengganggu waktu belajar siswa.

​Tidak hanya Satpol PP, Dindik Beltim juga melibatkan Dewan Pendidikan untuk memberikan materi wawasan wiyata mandala serta pembekalan mental guna membantu siswa beradaptasi dari lingkungan SD ke SMP.

​Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Dindik Beltim telah menerbitkan surat tugas bagi para pengawas pendidikan (TK, SD, SMP). Bahkan, jajaran Kepala Bidang (Kabid) di Dindik juga ditugaskan untuk turun langsung memantau situasi di lapangan.

​Komitmen MPLS Ramah Anak dan Bebas Perundungan

​Kepala Dinas Pendidikan Belitung Timur, Sabarudin, menegaskan bahwa selain penanaman disiplin waktu, MPLS tahun ini wajib mengedepankan lingkungan yang aman bagi siswa baru.

​”MPLS tahun ini wajib mengusung konsep yang ramah anak, kondusif, dan bebas dari tindakan bullying (perundungan),” tegas Sabarudin.

​Melalui momentum MPLS ini, pemerintah daerah berharap aturan jam malam dapat dipahami secara lebih masif oleh generasi muda. Dengan membangun kesadaran sejak dini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang kondusif di Belitung Timur, sekaligus menjadi upaya preventif dalam menata perilaku sosial pelajar di luar jam sekolah.

Artikel Terkait

InShot 20260707

Babak Baru Karang Taruna Belitung…

​MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR BELITUNG TIMUR…

InShot 20260707

Diduga Tipu Warga Rp2,1 Miliar…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG…

InShot 20260707

Piala Dunia 2026: Kejutan Besar…

​MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA — Babak…