
MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG – Lonjakan harga tiket pesawat untuk rute Belitung–Jakarta dan Belitung–Pangkalpinang kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung. Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah bergerak cepat mencari solusi, mulai dari berkoordinasi dengan pemerintah pusat hingga mengoptimalkan jalur laut sebagai alternatif.
Saat ini, tarif penerbangan rute Belitung–Jakarta melambung hingga sekitar Rp1,2 juta per penumpang. Sementara itu, rute Belitung–Pangkalpinang menembus angka Rp700–800 ribu, bahkan ketersediaan kursi sempat habis terjual akibat tingginya permintaan.
Langkah Pemkab: Koordinasi Pusat dan Penambahan Maskapai
Mengingat status Belitung sebagai wilayah kepulauan, ketergantungan masyarakat terhadap transportasi udara sangat tinggi. Pemkab Belitung kini terus mendesak kementerian terkait untuk menambah frekuensi penerbangan demi menstabilkan harga tiket.
“Kami terus berkomunikasi dengan pihak kementerian terkait. Apalagi kita ini daerah kepulauan yang dipisahkan laut, sehingga transportasi udara menjadi kebutuhan penting, terutama untuk perjalanan yang sifatnya cepat dan darurat,” ujar Syamsir, Kamis (10/7/2026).
Syamsir menambahkan bahwa intervensi berupa penambahan armada sangat dinantikan masyarakat agar mobilitas tidak terhambat biaya.
“Kami terus mendorong adanya penambahan penerbangan dan berharap harga tiket tidak terlalu tinggi sehingga masyarakat lebih mudah bepergian,” katanya.
Transportasi Laut Jadi Solusi Alternatif
Di tengah mahalnya tiket pesawat, moda transportasi laut seperti kapal PELNI dan kapal Ro-Ro kini menjadi tumpuan baru bagi masyarakat. Selain menjadi solusi jangka pendek, penguatan jalur laut dinilai strategis sebagai alternatif jangka menengah agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu moda transportasi.
“Alhamdulillah transportasi laut sekarang sudah banyak digunakan masyarakat, baik melalui kapal PELNI maupun Ro-Ro. Kami juga terus berkolaborasi dengan DPRD Kabupaten dan provinsi agar berbagai solusi transportasi ini bisa dipercepat,” jelas Syamsir.
Melalui kolaborasi dengan DPRD, Pemkab Belitung berharap regulasi kebijakan transportasi terpadu dapat segera terealisasi. Dengan demikian, beban biaya perjalanan dari dan menuju Belitung dapat ditekan berkat adanya pilihan moda transportasi yang lebih beragam dan terjangkau.












