MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 28 September 2026 – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan peran strategis Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung sebagai garda terdepan penjaga eksistensi budaya Melayu.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Musyawarah Daerah LAM Belitung Tahun 2026 di Rumah Panggung Melayu Belitung, Tanjungpandan.
“Budaya kita luar biasa. Tidak semua daerah bisa mempertahankan eksistensi terkait masalah budaya di tengah arus modernisasi dan teknologi,” ujar Bupati Djoni.
Menurutnya, Belitung memiliki potensi yang sangat besar sebagai Negeri Laskar Pelangi, baik dari sisi budaya maupun Geopark. Namun, kunjungan wisatawan masih perlu terus ditingkatkan.
“Potensi Belitung sangat besar, namun kunjungan wisatawan masih perlu ditingkatkan. LAM Belitung saya harapkan nanti bisa memberikan kontribusi terhadap pariwisata,” tambahnya.
Bupati berharap kepengurusan baru LAM periode 2026–2029 mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga dengan generasi muda, pelaku pariwisata, dan sektor swasta, agar budaya tidak hanya dilestarikan tetapi juga menjadi aset ekonomi.
Sementara itu, Shafwan AR yang terpilih sebagai Ketua LAM Belitung periode 2026–2029 menyatakan siap mengemban amanah tersebut.
“Terimakasih atas dukungannya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggungjawab,” kata Shafwan.
Ia berkomitmen menjaga kearifan lokal Melayu Belitung sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah yang berbasis budaya.












