TANJUNGPANDAN, MEDIA DAULAT RAKYAT – Euforia juara FIFA ASEAN Cup 2026 menyisakan pekerjaan rumah. DLH Belitung berhasil mengumpulkan 235 kilogram sampah anorganik usai nonton bareng (nobar) final Indonesia vs Thailand di Bundaran Satam, Tanjungpandan. Aksi cepat tim kebersihan memastikan lokasi kembali bersih hanya dalam satu jam setelah acara berakhir.
Fakta Utama
Jumlah sampah terkumpul: 235 kilogram, didominasi botol dan gelas plastik bekas minuman.
Lokasi: Bundaran Satam, Tanjungpandan, Belitung.
Waktu: Senin malam, 5 Oktober 2026, setelah laga final Indonesia vs Thailand.
Pelaksana: Tim khusus Belitung Lestari bersama 10 petugas kebersihan DLH Belitung.
Durasi pembersihan: Selesai dalam waktu 1 jam setelah penonton bubar.
Kutipan Penting
Johandi Agus Saputra, Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Belitung:
“Tim DLH Belitung berhasil mengumpulkan sebanyak 235 kilogram sampah acara nonton bersama laga final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia melawan Thailand di kawasan Bundaran Satam.”
Johandi menegaskan kecepatan timnya:
“Begitu penonton bubar, tim kami langsung bergerak cepat. Hanya berselang satu jam setelah acara selesai, kawasan Bundaran Satam sudah berhasil dibersihkan dan dipastikan kembali bersih seperti semula.”
Imbauan kepada masyarakat:
“Ke depan kami imbau masyarakat bisa lebih peduli dengan sampah mereka sendiri salah satunya adalah membawa wadah makanan sendiri dari rumah sehingga tidak meninggalkan atau menyisakan bekas makanan atau minuman di lokasi acara.”
Konteks Sosial
Antusiasme masyarakat: Ribuan warga memadati Bundaran Satam sejak pukul 20.00 WIB untuk menyaksikan laga final hingga adu penalti.
Tantangan kebersihan: Lonjakan penonton menyebabkan banyak sampah anorganik menumpuk di sekitar trotoar dan taman.
Makna simbolis: Bundaran Satam dianggap sebagai “etalase” Kota Tanjungpandan, sehingga kebersihan kawasan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Bio Singkat Tokoh
Johandi Agus Saputra
Jabatan: Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Belitung.
Peran: Mengkoordinasikan tim kebersihan dalam penanganan sampah acara publik berskala besar.
Komitmen: Menjaga kebersihan Bundaran Satam sebagai wajah kota dan mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Dari pesta juara ke aksi peduli lingkungan, Belitung memberi contoh: euforia boleh meledak, tapi kebersihan harus tetap terjaga.
Laporan: Tim Lingkungan – Media Daulat Rakyat
Foto : Masri Fajar












