MEDIA DAULAT RAKYAT NANGGAR – Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menjadi tamu kehormatan dalam peringatan Hari Jadi Kota Manggar (HJKM) ke-155 yang digelar melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Belitung Timur di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Jumat (9/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Syamsir menegaskan pesan persatuan yang kuat. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, karena keduanya berada dalam satu daratan yang tidak terpisahkan, Pulau Belitung.
Ucapan Selamat Resmi dari Pemkab Belitung
Syamsir hadir langsung mewakili Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Belitung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat yang tulus untuk masyarakat Kota 1001 Warung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung dan seluruh masyarakat Kabupaten Belitung, kami mengucapkan selamat hari jadi Kota Manggar ke-155. Semoga Manggar semakin maju di semua sektor,” ujar Syamsir di hadapan Bupati Belitung Timur, pimpinan DPRD, dan tamu undangan.
Kehadirannya menjadi simbol eratnya silaturahmi dua kabupaten bertetangga yang pernah menjadi satu kesatuan sebelum pemekaran.
Pesan Utama: Satu Pulau, Harus Maju Bersama
Poin paling penting dari pidato Syamsir adalah penekanan pada pembangunan kawasan terpadu. Ia menolak gagasan bahwa hanya Tanjungpandan yang maju, sementara Manggar tertinggal, atau sebaliknya.
“Pulau Belitung ini tidak bisa hanya Belitung saja yang maju, tetapi Belitung Timur juga harus maju. Ini yang harus kita jaga karena kita satu pulau yang tidak terpisahkan, jadi semua harus maju bersama,” tegas Syamsir.
Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan seperti konektivitas, pariwisata, investasi, dan pengelolaan sumber daya timah, tidak bisa diselesaikan secara ego sektoral per kabupaten. Diperlukan kolaborasi kompak.
“Kita akan berkolaborasi dengan Pak Bupati Belitung Timur. Apa pun yang diperlukan kita kolaborasi, kerja kompak, dan kerja keroyokan untuk kemajuan bersama,” tambahnya.
Makna HJKM ke-155 dan Tema Kebersamaan
Peringatan HJKM tahun ini mengusung tema “Manggar Bejaye, Belitung Timur Maju Besame” yang menekankan semangat kejayaan dan kemajuan bersama.
Kehadiran Pemkab Belitung dalam perayaan tersebut dimaknai sebagai sinyal politik yang positif bahwa sinergi Beltim-Belitung sedang berada di titik terbaik.
Di sisi lain, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten memanfaatkan momentum HJKM ke-155 untuk memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis, di antaranya penataan kawasan Simpang Lima Manggar dan pengembangan Terminal Manggar menjadi kawasan food court modern yang dilengkapi bioskop mini untuk menggerakkan ekonomi kreatif anak muda.
Kesimpulan: Kolaborasi adalah Kunci
Pernyataan Wakil Bupati Syamsir menegaskan kembali identitas ke-Belitung-an yang utuh. Meski secara administratif terbagi menjadi dua kabupaten, secara budaya, geografis, dan ekonomi, Belitung adalah satu.
Ucapan selamat HJKM ke-155 bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penegasan komitmen bahwa Pulau Belitung harus menghadapi tantangan pembangunan masa depan dengan semangat kolaborasi, bukan kompetisi.
Dari Manggar untuk Belitung, dari Belitung untuk Indonesia.
Laporan: Tim Biro Belitung Timur – Media Daulat Rakyat












