
Belitung, 23 Agustus 2025 — Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang berhasil mengevakuasi rombongan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengalami mati mesin di perairan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, pada Sabtu siang.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang kapal, terdiri dari satu orang nakhoda dan enam peneliti BRIN, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Kondisi cuaca saat evakuasi sempat diguyur hujan ringan, namun tidak menghambat proses penyelamatan. Enam peneliti dan satu nakhoda kapal dalam keadaan selamat,” ujar I Made Oka Astawa dalam laporan resmi yang diterima media.
Kapal nelayan yang digunakan rombongan mengalami kerusakan mesin saat berada di tengah laut. Menurut rencana, kapal tersebut akan ditowing dan diperbaiki oleh rekan nelayan setempat.
“Setelah evakuasi, para peneliti kami antar menuju dermaga Tanjung Pandan. Terima kasih kepada seluruh tim SAR Gabungan yang telah bekerja sama dalam proses ini,” tambahnya.
Rombongan peneliti BRIN diketahui sedang melakukan riset terhadap ekosistem terumbu karang di wilayah perairan Belitung sebagai bagian dari program konservasi dan pemetaan biodiversitas laut.












