Manggar Beltim – Rintik hujan yang mengguyur kawasan Pantai Nyiur Melambai Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Jumat (16/5/26) malam, tak mampu memadamkan semangat para penari, pelaku seni, hingga masyarakat yang memadati arena Opening Ceremony Pementasan Karya Seni Pertunjukan Pinang Gading Begawai Tahun 2026.
Di tengah langit malam yang sesekali masih menurunkan gerimis, irama musik tradisional tetap bergema. Penari dengan busana khas Belitong tampil penuh percaya diri di panggung terbuka, disambut tepuk tangan penonton yang menghangatkan suasana Pantai Lalang.
Mengusung tema “Merajut Asa dalam Seni Tradisi Nusantara”, acara dibuka resmi oleh Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, bersama Kepala BPK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ni K. Wardani Pradnya Dewi, Forkopimda, DPRD Beltim, OPD, serta tamu undangan.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Sanggar Pinang Gading, Akhiruddin, menegaskan konsistensi sanggar sejak berdiri tahun 2015 hingga kini. “Kami bersyukur masih bisa melaksanakan pekan karya untuk melestarikan kebudayaan kita tercinta. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung tiga hari (15–17 Mei 2026) dengan melibatkan 130 anggota sanggar dari berbagai jenjang usia serta 37 pelaku UMKM. Penampilan yang disajikan antara lain 16 grup tari nusantara, orkestra Pinang Gading, Tari Campak kolosal, dan hadrah Desa Lalang.
Wabup Khairil Anwar mengapresiasi konsistensi sanggar yang dinilai mampu menghidupkan kembali Pantai Lalang. Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal agar tidak sekadar dikenang, melainkan diwariskan kepada generasi muda. “Kalau masyarakat sudah cinta, wisatawan juga akan datang,” tegasnya.












